/
Rabu, 05 April 2023 | 06:57 WIB
Donal Trump (Antara)

Suara Sumatera - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akhirnya resmi ditangkap. Ia ditahan di New York City jelang dakwaannya di pengadilan.

Donald Trump menjadi mantan presiden AS pertama yang menghadapi tuntutan pidana. Ia tiba di pengadilan Lower Manhattan dengan pengawalan sejumlah mobil yang berangkat dari Trump Tower di Midtown.

"Tampak SANGAT NYATA - WOW, mereka akan MENANGKAP SAYA. Tidak percaya ini terjadi di Amerika," kata Trump lewat akun Truth Social, Rabu 5 April 2023

Mengutip Suara.com, selama masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat dan setelahnya, Donald Trump terlibat dalam beberapa kasus hukum yang menimbulkan kontroversi dan perhatian media.

1. Kasus Stormy Daniels

Aktris porno bernama Stormy Daniels mengklaim bahwa ia memiliki hubungan seksual dengan Donald Trump pada tahun 2006. Sementara Melania Trump, istri Trump saat ini, sedang hamil.

Daniels juga mengklaim bahwa ia mendapat pembayaran diam-diam untuk menjaga kebersihan itu. Trump membantah tuduhan tersebut, tetapi kasus ini tetap menjadi sorotan media selama beberapa tahun dan memicu beberapa kasus hukum terkait.

2. Kasus Pemilihan Presiden 2016

Setelah pemilihan presiden 2016, terungkap bahwa Rusia melakukan upaya untuk mempengaruhi hasil pemilihan tersebut. Investigasi khusus Mueller kemudian dilakukan untuk mengetahui apakah ada konspirasi antara kampanye Trump dan Rusia.

Baca Juga: Niatnya Liburan Sambil Kunjungi Pacar, Bule AS Ini Malah Overstay di Bali Selama 1.073 Hari

Meskipun Mueller menemukan bukti tentang campur tangan Rusia dalam pemilihan, tidak ada bukti yang cukup untuk menuduh Trump melakukan konspirasi dengan Rusia.

3. Kasus Penggelapan Pajak

The New York Times melaporkan bahwa Trump menghindari membayar pajak selama bertahun-tahun dan bahkan membukukan kerugian besar dalam laporan pajaknya.

Beberapa badan investigasi juga sedang meneliti masalah ini, meskipun Trump membantah tuduhan tersebut.

4. Kasus Impeachment

Donald Trump diimpeach oleh Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada Desember 2019 atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan penghalangan Kongres.

Pada bulan Februari 2020, ia diacquitted oleh Senat Amerika Serikat.

5. Kasus Storming Capitol Hill

Pada 6 Januari 2021, para pendukung Trump menyerbu gedung Capitol Hill di Washington D.C. saat Kongres sedang mengesahkan hasil pemilihan presiden 2020.

Trump dituduh memprovokasi kerusuhan tersebut melalui pernyataan dan tweet-nya. Setelah insiden tersebut, Trump diimpeach untuk kedua kalinya oleh Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat atas tuduhan "incitement of insurrection". Pada bulan Februari 2021, ia diacquitted oleh Senat Amerika Serikat.

Itulah beberapa kasus hukum yang melibatkan Donald Trump. Meskipun beberapa kasus telah diselesaikan, beberapa kasus masih sedang dalam investigasi dan pengadilan.

Load More