Suara Sumatera - Bagi Anda yang menjalan ibadah puasa disarankan untuk perbanyak minum air dan mengonsumsi sayuran. Hal ini dilakukan untuk mencegah dehidrasi selama puasa Ramadhan.
Dokter Gizi dr. Nurul Ratna Mutu Manikam MGizi, Sp.GK mengatakan, puasa rawan membuat tubuh dehidrasi, akibatnya tenggorokan kering apalagi saat ini memasuki musim kemarau.
"Minum air delapan gelas per hari bantu atasi dehidrasi," katanya melansir Antara Rabu (5/4/2023).
Menurut Nurul, dehidrasi dapat dideteksi melalui urine yang dihasilkan pada saat buang air kecil lebih sedikit dan berwarna lebih gelap serta kulit lebih kering.
Kebutuhan tubuh terhadap asupan tidak berkurang meskipun berpuasa. Salah satunya adalah air. Untuk itu, harus bisa menyiasati untuk tetap minum delapan gelas per hari agar tubuh idak kekurangan cairan.
Caranya dengan minum satu gelas air saat bangun tidur, satu gelas air saat selesai makan sahur, kemudian satu gelas air lagi di awal berbuka puasa sebelum menyantap makanan lain.
"Air putih dahulu satu gelas, baru minum manis atau makan takjil untuk berbuka, jangan langsung minum dan makan yang manis-manis," ujar Nurul.
Kemudian dilanjutkan dengan minum satu gelas lagi setelah shalat maghrib, dan satu gelas lagi setelah makan malam baik sesudah ataupun sebelum tarawih, tambah dia.
Untuk melengkapi tiga gelas yang belum terjadwal, bisa disiasati dengan membawa botol minum ukuran 750-1000ml ketika shalat tarawih dan diminum di sela-sela shalat tarawih.
Dengan demikian, kata Nurul, kebutuhan minum sebanyak delapan gelas per hari bisa terpenuhi, meski akan mengakibatkan tubuh selalu ingin buang air kecil di malam hari. Hal ini normal karena kita minum lebih banyak air pada malam hari.
Nurul mengatakan hal ini sama untuk seluruh orang, namun jumlahnya tetap harus disesuaikan bagi lansia dan orang yang memiliki gangguan ginjal.
Selain minum air, Nurul juga menganjurkan untuk mengonsumsi sayur-mayur selama berpuasa karena semua jenis sayur itu baik.
"Semua sayur itu baik, semakin bervariasi sayur semakin baik karena berbeda warna kandungannya juga berbeda-beda," kata Nurul.
Berita Terkait
-
3 Tips Supaya Wajah Tidak Terlihat Cemberut, Yuk Tersenyum!
-
4 Tips Mengelola Keuangan untuk Semua Nilai Gaji, Masih Bisa Nabung!
-
5 Tips Memilih Hampers Lebaran agar Berkesan dan Tepat Sasaran
-
4 Tips Jitu Menghadapi Mertua Cerewet agar jadi Akrab, Jangan Lupa Bawa Martabak
-
Nyaman Bersepeda Motor Cari Takjil Ramadan, Begini Cara Cek Kondisi Kendaraan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI