Suara Sumatera - Meski kaya raya, Jusuf Hamka ternyata pernah diusir dari restoran saat liburan ke Paris, Prancis. Momen tersebut dialaminya bersama sang istri.
Jusuf Hamka mengenang cerita itu kepada Baim Wong. Dia mengaku dipandang sebelah mata setibanya di restoran.
"Baru terjadi seminggu yang lalu. Saya ke Paris sama istri saya, karena pakaian kita maaf-maaf, saya kalau dibanding orang kaya, kita kayak gembel saja," kata Jusuf Hamka di akun YouTube, dikutip dari Suara.com, Senin (10/3/2023).
"Saya masuk ke rumah makan, pelayannya pake dasi kupu-kupu, pakai jas. Terus kita duduk. Dia ngelihat kita sudah sebelah mata," sambungnya lagi.
Lalu, Jusuf Hamka mulai memesan makanan. Di momen itu, si pelayan sudah tidak memperlakukan dirinya dengan baik.
Kemudian, dia pergi ke toilet. Setelah keluar dari toilet, pengusaha tajir ini kaget melihat istrinya berada di luar restoran.
"Pelayannya lagi ngedumel. Saya ke WC. Pas keluar istri saya di depan sudah nunggu saya. Dia bilang ternyata di (restoran) sebelah sini kita boleh," cerita Jusuf Hamka.
"Terus dia bilang, saya marahin orang tadi. Kenapa? Dia suruh usir kita, saya ngerti bahasa dia," imbuhnya lagi.
Jusuf Hamka mengaku tidak marah ataupun kesal direndahkan oleh mereka. "Nggak marah, kita nggak boleh marah. Kenapa harus marah? Yasudah terima saja, orang kita punya pakaian begini. Kan masih ada restoran depan," tuturnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kejagung Perintahkan Jaksa Tuntut Mario Dandy dan Pacarnya AG Dihukum Mati
Hanya saja, Jusuf Hamka memilih memberikan uang tip senilai 100 euro atau setara dengan Rp 1,6 juta kepada pelayan yang sudah melayani dirinya dengan baik.
Kabar dirinya memberikan tip dengan uang fantastis itu didengar pelayan restoran sebelumnya.
"Pada keluar yang pake dasi kupu-kupu. Saya ketawa saja, saya dadah-dadah (ke mereka). Jadi kenapa saya harus sakit hati," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Seks Berlebihan Usia Muda Ancam Masa Tua, Dokter Boyke: Boros Seks Bikin Hari Tua Penyakitan!
-
Ashanty Kewalahan Layani Hasrat Seks Anang Hermansyah, Jarang Orgasme Saat Lagi Nggak Mood
-
Kiwil Benar-benar Maniak Seks, Mantan Istri Sampai Jijik Gegara Masih Minta Jatah Usai Bercerai
-
Wanita Perawan Bisa Hamil Tanpa Hubungan Seks, Dokter Boyke Ungkap Bahaya Gesek Kelamin: Pria Ejakulasi, Sperma Tembus Lubang Haid!
-
Cerita Ibunda Vino G Bastian Masuk Islam Dibimbing Buya HAMKA: Dunia Ini Kecil!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T
-
Xiaomi Watch 5 Segera Hadir: Usung Wear OS Terbaru, Play Store Terpasang
-
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
-
Menangguk Cuan di Musim Lebaran, Cerita Pekerja Proyek 'Banting Stir' Jadi Juragan Parsel di Cikini
-
Impor Mobil India Tanpa Jaringan Purnajual Berpotensi Jadi Besi Tua di Desa-Desa
-
Main Hujan Berujung Pilu, Bocah di Selong Hilang Terseret Arus Drainase di Dekat Sekolah
-
Deretan Fasilitas Penerima Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas
-
Request Mobil Dinas 8 Miliar Bikin Gempar, Isi Garasi Pribadi Gubernur Kaltim Terlihat Sederhana
-
Cara Menukar Uang Baru yang Benar agar Terhindar dari Riba
-
Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik