Suara Sumatera - Komedian senior, Abdel Achrian, baru saja kehilangan orang tercintanya. Anak sulungnya, Keisya Wulandari meninggal dunia pada Senin (10/4/2023) lalu.
Abdel Achrian mengunggah foto makam sang anak di Instagram. Dalam unggahannya, komedian 52 tahun itu juga menginformasikan bahwa Keisya Wulandari meninggal dunia karena sakit.
"Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, telah berpulang putri kami, Keissha A. Wulandari, kemarin tanggal 10 April 2023 jam 16.00 dikarenakan sakit, dan telah dimakamkan hari ini. Terimakasih atas perhatian dan kami mohon doanya untuk almarhumah," tulis Abdel Achrian dalam unggahannya di Instagram, Selasa (11/4/2023).
Sejumlah artis menyampaikan duka cita kepaada Abdel Achrian melalui kolom komentar unggahan Instagramnya. Namun, komentar komedian Komeng justru disorot netizen.
Sebab, Komeng justru menyelipkan candaan ketika menyampaikan rasa dukanya melalui kolom komentar.
"Semoga almarhumah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah. Sabar ye pa Aab @abdelachrian. Ane pernah ngerasain dulu anak Ane yang cewek, sampai nggak makan-makan Ane (emang bini Ane gak masak sih)," ujar Komeng.
Komentar Komeng ini pun menimbulkan pro dan kontra. Bahkan, komentar ini membuat nama komedian 52 tahun itu menjadi trending topic di Twitter.
"Apa sih nggak lucu banget komen, situasinya nggak tepat banget buat bercanda. Which is lihat momen dong, itu cing Abdel lagi berduka," kata @partisangamb**.
"Bercandaan itu dua arah. Kalau cing Abdel aja merasa fine sama bang Komeng, netizen nggak usah sok merasa tersakiti. Mungkin kalau Komeng mau dicari salahnya, salahnya kurang hati-hati komen kayak gitu di platform umum," imbuh @yahyasyau**.
Baca Juga: CEK FAKTA: Koma 17 Tahun, Pangeran Arab Akhirnya Bisa Belajar Berjalan Berkat Ida Dayak
"Cara komedian menghibur satu sama lain, kalo orang sotoy pasti bilangnya "gak tepat banget momennya". Padahal itu bentuk kedekatan dua orang sahabat. Lu emang sotoy aja ngedikte orang gimana cara berduka, tiap orang beda-beda coping mechanismnya. Ada yang ngejokes ada yang nangis ada yg diem," sambung @Kol_angibe**.
Sebelumnya, Komeng juga pernah kehilangan anak bungsunya yang meninggal dunia pada 2016 silam.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Komedian Senior Indro Warkop Dikabarkan Meninggal Dunia, Benarkah?
-
Kabar Rujuk dengan Nathalie Holscher Makin Santer, Komedian Sule: Itu Masa Lalu!
-
Kabar Duka, Komedian Legendaris Ogud TomTam Meninggal Dunia
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Komedian Mandra Meninggal Dunia, Benarkah?
-
Kepada Instruktur Ski di Swiss, Kaesang Mengaku Komedian
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Lebaran Harus Baju Baru? Intip Makna di Balik Tradisi yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Melaney Ricardo Unboxing Hampers dari Luna Maya, Isinya Gak Kaleng-Kaleng
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner Ramadan | Serasa
-
Film Komang: Angkat Kisah Cinta Penyanyi Raim Laode dan Toleransi Beragama
-
Cek di Sini! Daftar Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah se-Bogor
-
5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal