Suara Sumatera- Mantan Anggota Komnas HAM Natalius Pigai memberikan reaksi atas penolakan organisasi sayap PPP mendukung Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Salah satu alasannya ialah pengakuan Ganjar yang senang menonton film porno.
"Menggoreng berita porno ini, cenderung tidak menguntungkan Pak Ganjar sebagai Capres PDIP 2024," ujar Natalius
Berita porno yang terus digiring tersebut amat tidak disenangi para ibu rumah tangga. Begitu pun dengan tokoh agama yang bermoral.
"Berita tentang Porno hal yang sangat anti bagi Ibu-ibu Rumah Tangga dan Tokoh agama yang bermoral," sambungnya.
PDIP di bawah naungan Megawati Soekarnoputri harus cermat dalam menetapkan pilihan pada Pilpres 2024."PDIP mesti cermat karena mulai gosip dan viral di Ibu-ibu Muslimah, Wanita Kristeni, dll, bisa-bisa Ganjar kalah," pungkasnya.
Keputusan mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai presiden tidak bulat diterima keluarga besar Partai Pesatuan Pembangunan (PPP).Sejumlah pihak mengaku tidak akan mengikuti arahan DPP PPP soal dukungan ke Ganjar Pranowo.
Organ sayap PPP, Gerakan Pemuda A-Quds (GPK) Purworejo dan Kebumen, Jawa Tengah, menolak keputusan tersebut. Salah satu alasannya karena Ganjar suka menonton video mesum.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: 4 Cara Elegan Memperbaiki Kesalahan Pasangan, Hindari Emosi!
Tag
Berita Terkait
-
PDIP Anggap Prabowo Subianto Bukan Lawan Sepadan Ganjar Pranowo: Pengalamannya Aja Kalah Terus
-
Peringati May Day, PDIP Sebut Kebijakan Terhadap Buruh Akan Jadi Visi Misi Capres Ganjar di Pilpres 2024
-
Film Porno Bisa Menyeret Ganjar ke Jurang Kekalahan Pilpres 2024, Kok Bisa?
-
PKB dan Gerindra Sulit Gabung Koalisi PDI-P, Pengamat: Tawar Menawar Politik Alot
-
PDIP Susun Jadwal Safari Politik Ganjar, Siap Keliling Perkuat Konsolidasi Dan Bertemu Rakyat
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati