Suara Sumatera - Sebuah video menyebut bahwa suami politisi PDIP Puan Maharani, Happy Hapsoro Sukmonohadi terjerat kasus korupsi gas PDPDE dan pemanfaatan elite partai.
Dalam klaim video itu juga menyebut bahwa kekayaan suami Ketua DPR RI ini berada di pusaran korupsi.
Video tersebut disebarkan oleh kanal YouTube bernama OMONG POLITIK pada 17 April 2023 lalu. Adapun judul video yang disampaikan sebagai berikut:
“Suami Puan Terseret Korupsi, Gunakan Elite Partai Dg Modus Ini”.
Lalu benarkah kabar suami Puan Maharani terjerat kasus korupsi?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan bukti valid yang menyatakan bahwa suami Puan Maharani terjerat kasus korupsi.
Tidak ada juga pemberitaan resmi terkait klaim seperti yang disebutkan pada unggahan.
Dikutip dari laman website Detik News diketahui bahwa pada 2022 lalu memang terdapat kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi PDPDE Sumatera Selatan (Sumsel).
Kasus korupsi tersebut melibatkan terdakwa Alex Noerdin yang merupakan mantan Gubernur Sumsel dan Mudai Madang yang merupakan mantan Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa (DKLN) sekaligus Direktur Utama PDPDE Sumsel. Namun dalam kasus itu, nama Happy Hapsoro tidak disebutkan sebagai terdakwa seperti yang tertulis pada judul unggahan.
Baca Juga: Inara Rusli Skak Mat Ibu Virgoun soal Tudingan Judi Saham: Yang Instan Cuma Pesugihan dan Prostitusi
KESIMPULAN
Unggahan video yang mengklaim bahwa Happy Hapsoro Sukmonohadi yang merupakan suami Puan Maharani terjerat kasus korupsi gas adalah kabar hoaks karena tidak ada pemberitaan resmi dan bukti valid terkait klaim tersebut.
Dengan demikian, klaim yang disebarluaskan oleh channel YouTube OMONG POLITIK masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Pegadaian Resmikan Cabang Perdana di Timor Leste, Langkah Awal Ekspansi Global BRI Group
-
Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste
-
Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura
-
Gantikan Anwar Usman Jadi Hakim MK, Liliek Prisbawono Punya Harta Rp5,9 Miliar
-
Pembahasan RUU Perampasan Aset Kembali Bergulir, Dinilai Tepat Usai KUHAP Baru Berlaku
-
Pelatih Kamboja Sebut Persaingan Grup C Piala AFF U-17 2026 Sangat Ketat
-
Doni Salmanan Tetap Kaya usai Bebas dari Penjara, Ini Buktinya
-
Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...