/
Selasa, 16 Mei 2023 | 10:29 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ([dok Pemprov Jateng])

Suara Sumatera - Potret Ganjar Pranowo tengah memeluk Maria Ozawa atau Miyabi beredar luas di media sosial. Hal ini membuat Ganjar pun akhirnya mengomentari kegaduhan potret tersebut.

"Salah satu yang beredar di media sosial terutama, foto anda sedang berpelukan dengan Maria Ozawa, seorang bintang porno. Pertanyaan saya sederhana, itu foto di mana itu?" tanya Andy F Noya di acara Kick Andy, dikutip Selasa (16/5/2023).

Gubernur Jawa Tengah itu kemudian mengaku kalau dirinya juga sempat menerima foto berpelukan tersebut. Dia sempat menyebut foto yang sengaja dibuat tersebut terlalu sadis dan begis dalam berpolitik.

 "Jadi sudah sesadis itu ternyata, sebengis itu ternyata. Saya dikirimi orang-orang, mas Ganjar sudah lihat ini? Tapi ada kok yang membandingkan gitu. Hoaksnya sudah mulai disebar, ternyata masih ada orang dalam berpolitik masih menggunakan black campaign," jawabnya.

Andy Noya pun penasaran apakah Ganjar Pranowo mengenal Maria Ozawa secara langsung.

Andy juga bertanya-tanya apakah Ganjar pernah melihat langsung video Maria Ozawa nan seksi tersebut.

"Tapi Anda kenal Maria Ozawa?" tanya Andy Noya.

"Nggak, siapa itu?" jawab Ganjar Pranowo sembari melemparkan senyum nyengir khasnya.

"Anda juga tidak pernah nonton videonya?" tanya Andy lagi.

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand di Final SEA Games 2023

"Nggak," jawab Ganjar sembari tertawa.

 Andy Noya lantas mempertanyakan sikap Ganjar Pranowo setelah mengetahui beredarnya foto tersebut.

"Tapi, yang mengunggah pertama kali di akunnya, itu menyebutkan, saya kutip persisnya, supaya Anda bisa tahu apa yang ingin dia (si pengunggah) sampaikan. Setelah dia unggah, dia menyebut 'yang model begini mau dijadikan presiden, makin hancur Indonesia'. Itu kata dari orang yang mengunggah pertama kali. Kan sudah ketahuan siapa yang mengunggah dan kalimatnya seperti itu. Apakah Anda akan memperkarakan atau membiarkan dia?" tanya Andy Noya.

Load More