Suara Sumatera - Viral video Wali Kota Medan Bobby Nasution dinarasikan meminta agar bendera kuning yang dipasang di jalanan Medan untuk dicabut.
Ternyata bendara tersebut bukan punya Golkar, melainkan milik Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
Hal itu diketahui dari lambang atau logo yang ada di bendera tersebut. Bendera AMPI itu terpasang di Jalan Sudirman, Medan. Peristiwa terjadi pada Maret 2022.
Diberitakan, video yang memperlihatkan pencabutan bendera kuning dan membiarkan bendera merah viral di media sosial. Dalam video terlihat bendera kuning yang terpasang dicabut oleh sejumlah orang.
Dalam video juga terlihat Wali Kota Medan Bobby Nasution berada dalam mobil melihat proses pencabutan bendera tersebut. Pengunggah video seolah ingin menunjukkan adanya 'pilih kasih' dengan membandingkan bendera warna merah yang tidak dicabut.
Dalam narasinya pengunggah video menyebutkan pencabutan bendera kuning terjadi di seputaran Jalan Sudirman, Medan dengan alasan estetika.
"Warga Medan pun bertanya-tanya, apakah Bobby Nasution pilih kasih," tulis narasi @medanheadlines.news dikutip Senin (12/6/2023).
Sontak saja unggahan ini ramai mendapatkan komentar dari warganet dan langsung menanyakan kepada Bobby Nasution soal dugaan pilih kasih.
"Itu lah hebat nya Walikota Medan," ucap warganet.
Baca Juga: Persis Solo Akui Keunggulan Jeonbuk Hyundai Motors 1-2 di Laga Uji Coba
"Wah ada pemimpin yang pilih kasih ni," kata warganet lainnya.
"Biasala minn.. punya sendiri itu.. yang lainkn bukan," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Tampak Sederhana, Kahiyang Ayu Kenakan Tas Mewah Saat Dampingi Suaminya di Bandara: Ekspresi Tanpa Senyum Jadi Sorotan
-
Iwan Fals soal Kaesang Ingin Jadi Depok Pertama: Mirip-mirip Keluarga.....
-
Bangkitkan Ekonomi lewat UMKM Jadi Fokus Bobby Nasution di Komwil I Apeksi 2023
-
Penegasan Dukungan Jokowi Terlihat Saat Bobby Mesra dengan Ganjar di Medan
-
Viral Pencabutan Bendera Golkar dan Biarkan Bendera PDIP di Medan, Netizen Tuding Bobby Nasution Pilih Kasih
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
-
Jadi Film Terseram 2026, Salmokji Akan Tayang di Bioskop Indonesia
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?