Suara Sumatera - Dewi Perssik menyerang Ketua RT di tempat tingggalnya. Semua gara-gara sang RT tak mau menerima hewan kurban sang biduan.
Bahkan, kata Dewi Perssik, upaya mediasi antara dirinya dengan Ketua RT pun gagal. Pedangdut itu mengaku makin emosi kepada Ketua RT bernama Malkan itu.
"Saya mau niat baik, mau kasih daging seperti sebelum-sebelumnya, tiba-tiba dimarah-marah. Ini yang emosian saya atau Pak RT-nya? Lah kalau tadi saya nangis (karena) tiba-tiba dibentak, 'hey, lu tau nggak itu siapa? Adik gue," tutur Depe dalam siaran langsung yang cuplikannya diunggah ulang akun TikTok @keluargakecildijerman, Jumat (30/6/2023).
"Ngapain juga adiknya ikut teriak-teriak, ngomongin saya jangan sok, mentang-mentang warga baru. Lu salah, sudah lama gue tinggal di sini, sudah lima tahun," katanya lagi masih sambil emosi.
Dewi Perssik kemudian menyebut kasusnya kali ini merupakan ujian yang Allah berikan bersamaan dengan rezeki lebih yang ia dapatkan.
"Hidup penuh masalah, mungkin karena Allah memberikan harta lebih. Hidup penuh masalah berhadapan dengan orang yang bermasalah kayak Pak RT. Saya menganggap itu ujian untuk saya," ujarnya.
Netizen yang menyimak masalah Dewi Perssik kali ini mayoritas mendukung ketua RT daripada Depe. Mereka ramai-ramai membela Malkan sebab menurut warganet kali ini Depe yang salah.
Netizen mengaku lelah melihat Dewi Perssik yang terus-terusan tersulut emosi ketika bercerita. Tak sedikit juga yang mengaku muak menyimak kelanjutan cerita soal sapi kurban Depe ini.
"Maaf Mbak Depe, aku lebih percaya Pak RT," ujar akun @jen***.
Baca Juga: Nangis Hilang Job dan Ngaku Difitnah, Saipul Jamil Dihujat: Jangan Kasih Panggung Predator Seksual
"Mbak Depe kenapa sih nggak diserahin saja, pasrah gitu," kata akun @fat***.
"Uwis (sudah) Mbak Dewi, capek, capek," tulis akun @nani***.
"Yang emosian itu Dewi Perssik bukan Pak RT, kelihatan kok dari videonya," imbuh akun @mrs***.
"Maksudnya mau dibayar Rp100 juta juga nggak mau kalau suruh naikin sapinya karena risiko takut ngamuk, secara bukan pawang sapi," tulis akun @rus***.
Seperti yang diketahui awal mula Depe berselisih karena sapi kurbannya ditolak oleh RT dan ia mengaku dipalak Rp100 juta jika ingin berkurban di sana.
Namun rupanya hal itu merupakan salah tangkap, maksud kepala RT adalah ia menolak untuk menurunkan dan dititipkan sapi, meskipun ia diberikan uang Rp100 juta.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Sikap Ketua RT yang Buat Dewi Perssik Emosi saat Mediasi
-
Dewi Perssik Debat Panas dengan Ketua RT, Mediasi Gagal
-
Buntut Kurban Sapinya Ditolak, Dewi Perssik Amuk Ketua RT: Jadi Pak RT Saja Sombong, Apalagi Presiden!
-
Daging Kurban Dewi Perssik Ditolak Ketua RT, Beneran karena Sentimen Politik?
-
Disentil Kalah Cantik dari Istri Baru Mantan Suami, Dewi Perssik: Bela Level Tante-tante Sama Aku!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja