Suara Sumatera - Daging kurban Dewi Perssik ditolak Ketua RT di lingkungan tempatnya tinggal di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Dewi Perssik menduga penolakan daging kurban miliknya oleh Ketua RT ini karena sentimen politik.
Awalnya Dewi Perssik menitipkan hewan kurban ke salah satu ustaz di tempatnya tinggal untuk disembelih di lingkungan tersebut.
Namun Dewi Perssik malah meminta Relawan Ganjar untuk menyembelih hewan kurban itu. Setelah itu, barulah Depe, sapaan akrab Dewi Perssik, menyerahkan daging kurban ke Ketua RT untuk dibagikan.
Namun Ketua RT tersebut menolak. Dewi Perssik mengatakan, Ketua RT itu mengatakan pihaknya tidak butuh daging kurban dari dirinya.
"Bapak RT lebak bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dari Dewi Perssik, katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh," ujar Dewi Perssik.
Menurut Depe, Ketua RT itu meminta uang Rp100 juta jika mau dibantu mengangkut hewan kurban sapi milik Dewi Perssik.
"Bahkan nantangin saya pak RTNya. Berani sekali anda nyuruh ART-ART saya untuk disampaikan ke saya, apa karena bertetangga sama pak Anies Baswedan Anda?" tanya Dewi Perssik.
Artis yang disapa Depe ini mengadukan kasus ini ke pihak kelurahan.
Baca Juga: Selebgram Hanum Mega Diselingkuhi, Isi Chat Mesum Suami dengan Wanita Lain Bikin Jijik: Malu Bacanya
"Saya lapor ke kelurahan," ujar Dewi Perssik, ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/6/2023).
Dewi Perssik mengutus keponakannya untuk menyelesaikan masalah dengan Ketua RT di kantor kelurahan. Bintang film Tali Pocong Perawan ini tidak bisa menemui yang bersangkutan karena sudah syuting sejak pagi.
"Saya nyuruh keponakan saya ke kelurahan bicara masalah ini. Kan saya bukan pengangguran," kata Dewi Perssik.
Dari aduan ke petugas kelurahan, Dewi Perssik berharap bisa menemukan solusi terbaik atas masalahnya dengan sang Ketua RT. Mantan istri Angga Wijaya ini pun berharap si Ketua RT di lingkungan tinggalnya belajar dari kesalahan.
"Semoga enggak ada lagi kejadian gini. Semoga bisa rukun dalam bertetangga, bisa diterapkan rukunnya. Jangan sampai enggak ada toleransi antar sesama," kata Dewi Perssik berharap.
"Kan di lingkungan itu RT yang didengarkan. Kalau Ketua RT nyuruh enggak usah membantu gimana, padahal di Indonesia tenggang rasa dan toleransi diterapkan," sambungnya.
Berita Terkait
-
6 Fakta Hewan Kurban Dewi Perssik Ditolak RT di Dekat Rumahnya, Singgung Nama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo
-
Dewi Perssik Sindir Angga Wijaya yang Nikahi Nurul Kamaria: Pakai Uang Siapa?
-
Habiskan Libur Idul Adha di Yogyakarta, Tiga Cucu Jokowi Naik Andong di Halaman Gedung Agung
-
Menikmati Libur Idul Adha dengan Bus Wisata Transjakarta
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
LIVE: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruh Bagi Iklim Usaha I Round Table Discussion