Suara Sumatera - Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap bisikan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Bisikan itu disampaikan Megawati di acara resepsi pernikahan cucunya. Namun, Mahfud mengaku tidak semua bisa disampaikan.
"Banyak, banyak (diskusi) masalah-masalah penting kenegaraan, tetapi tidak bisa disampaikan di sini dalam waktu pendek itu diceritakannya nggak bisa," kata Mahfud di Jakarta, Selasa (4/7/2023).
Mahfud menegaskan tidak ada obrolan terkait cawapres maupun Pilpres 2024. Dirinya mengaku ada pembahasan soal HAM.
"Nggak, nggak ada (pembahasan cawapres). Nggak bicara soal pilpres," kata Mahfud.
Mahfud mengaku ada topik pembicaraan seputar HAM. Dirinya mengatakan Megawati berpesan untuk menegakkan konstitusi di Indonesia.
"Ya, selenggarakan negara ini dengan baik gitu pesannya, secara konstitusional tegakkan konstitusi kalau negara ingin maju, itu pesan Bu Mega," tandasnya.
Dalam unggahan akun Instagram @yasonna.laoly, terlihat Mahfud MD dan Yasonna Laoly menunduk berbicara dengan Megawati yang duduk di depan meja makan.
Diketahui, Yasonna dan Mahfud menghadiri pernikahan Dyah Pitaloka dengan Mohammed yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Akui Selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah, Ini Nasib Jeje Govinda Sekarang
Resepsi pernikahan ini juga dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, serta pejabat tinggi pemerintahan lainnya.
Dyah Pitaloka merupakan putri Mohammad Rizki Pratama atau Tatam. Tatam adalah anak pertama Megawati. Sedangkan Mohammed adalah warga negara Aljazair.
Berita Terkait
-
14 WNI Tertahan di Rumah Sakit Luar Negeri Gegara Ginjalnya Dijual Pelaku Perdagangan Orang!
-
Mahfud MD Sebut Satgas TPPO Tetapkan 698 Orang Jadi Tersangka Hanya dalam Sebulan
-
Tak Bicara Seputar Pilpres, Mahfud MD Ungkap Bisikan Megawati saat Acara Resepsi Pernikahan
-
Jokowi Bakal Jadi Inspektur Upacara, AHY hingga Anwar Usman Hadiri HUT Bhayangkara ke-77 di GBK
-
Mau Dievaluasi, Tapi Al Zaytun Buka Pendaftaran, Mahfud MD: Silakan, karena Ponpes Lembaga Pendidikan yang Harus Dibina
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
4 Sabun Cuci Muka Garnier Low pH untuk Kulit Sensitif Perempuan
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh