Suara Sumatera - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengaku kurang puas dengan hasil pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada 2014 dan 2019.
"Kita melaksanakan pemilu beberapa kali dengan lumayan, apa semua puas? Kalau ditanya saya, hasil pemilu 2014, 2019, ya kurang puaslah," kata Prabowo melansir Antara, Sabtu (8/7/2023).
Ketua Umum Partai Gerindra ini mengibaratkan kekalahannya di Pemilu 2014 dan 2019 seperti permainan sepak bola. Meskipun kalah, Prabowo mengaku tidak bisa terus-terusan merasa dongkol pada hasilnya.
"Ya gak ada masalah. Dalam pertandingan bola kita kalah emang kita gembira kita kalah? Bohong itu. Tapi ya kalau sudah begitu apa? Mau kita dongkol terus?," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengaku suatu negara meskipun memiliki sumber daya alam yang melimpah, dapat rusak manakala mereka yang berkuasa dan berpengaruh terus bertikai. Dia mencontohkan perang saudara di Sudan.
"Ada negara yang kaya. Sudan itu kaya, punya minyak, punya gas, punya emas. Perang saudara. Ibu kotanya perang sampai sekarang. Jenderal lawan jenderal. Bayangkan kita bersyukur jenderal-jenderal kita selalu ingat dia menjadi jenderal karena rakyat. Dia harus membela rakyat, mengabdi kepada rakyat. Kalau ego, kalau haus kekuasaan, negara yang kaya bisa rusak," cetusnya.
Untuk itu, Prabowo pun menekankan pentingnya menjaga kerukunan, termasuk diantaranya kerukunan antar elite di Indonesia. Indonesia dapat menjadi negara yang berhasil mewujudkan cita-citanya apabila para elitenya rukun dan bekerja sama.
"Kita punya potensi. Kita punya kekayaan. Kita punya segalanya untuk kita tinggal lepas landas, take off. Tetapi ada syaratnya, intinya syaratnya adalah para elite, para pemimpin harus bisa rukun. Para pemimpin harus bisa kerja sama. Para pemimpin harus bisa bekerja dengan baik bersama. Harus bisa saling memahami, saling mengerti, saling mengalah. Kuncinya itu," kata Prabowo.
Baca Juga: Ratusan Members-Keluarga Ford Everest Club Indonesia Kemah di Danau Lut Tawar
Berita Terkait
-
Teka-teki Cawapres Ganjar, Anies, dan Prabowo, Ini Daftar Kandidat Terkuat
-
Membaca Arah Dukungan Jokowi di Pilpres 2024: Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar
-
Prabowo Dinilai Perkuat Legitimasi Kepemimpinan Jokowi, Siap Jadi Pengganti Presiden?
-
Gerindra Klaim Juli Ini Ada Parpol Bakal Dukung Prabowo, PAN?
-
Soal Banyak yang Nyinyir Gegara Beli Pesawat Tempur Bekas, Prabowo Bilang Begini
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Bintangi Para Perasuk, Angga Yunanda Kesulitan Bersihkan Cat Manusia Silver
-
Ravi Selesaikan Tugas Wamil, Kembali Minta Maaf soal Pemalsuan Data Medis
-
5 Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
-
5 Shio yang Menarik Rezeki dan Kesuksesan di Akhir Maret 2026
-
Terpopuler: Daftar Kapal yang Diizinkan Lewat Selat Hormuz, Bedak Tabur Viva untuk Kontrol Minyak
-
7 Tone Up Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam dan Cerahkan Wajah
-
Harga BBM Hari Ini Semua SPBU: Pertamina, BP, Shell dan Vivo
-
7 Fakta Menarik Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini 31 Maret 2026, Waspada Hujan Tak Menentu Dalam Hitungan Jam
-
Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026