Suara Sumatera - Polres Kuansing Riau akhirnya mengamankan tersangka pembunuhan terhadap seorang petani bernama Arsyad (41) yang ditemukan bersimbah darah di jalan pada Selasa (4/7/2023).
Terduga pelaku PT (21) merupakan anak kepala desa ini nekat menghabisi nyawa korban lantaran tak terima ditegur saat mengendarai sepeda motor dengan menarik gas cukup tinggi.
"Pembelaan pelaku karena jalannya mendaki sehingga tentu sepeda motor digas agak tinggi. Sempat terjadi pertikaian, namun dipisah oleh warga," terang Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito dikutip dari Antara.
Namun ternyata amarah korban dan pelaku masih berlanjut. Saat berpapasan, perkelahian kembali terjadi di antara keduanya.
Tersangka yang baru pulang dari kebun kemudian membacok Arsyad dengan parang yang dibawanya.
"Parang sempat dibuang ke parit di perkebunan. Setelah ditangkap, pelaku memberitahu lokasi ia membuang barang bukti tersebut," sebut Kapolres.
Berdasarkan pemeriksaan, akibat parang tersebut korban mengalami sembilan luka di tubuhnya. Hal itu sesuai dengan pernyataan pelaku yang mengaku melayangkan parang sebanyak sembilan kali.
Setelah peristiwa terjadi, PT kemudian pulang ke rumahnya di Kecamatan Inuman dan pamit pergi ke istrinya. Ia bersembunyi di dalam kebun di sekitaran rumahnya.
"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara," pungkas Pangucap.
Baca Juga: PSG Resmi Datangkan Bintang Timnas Korsel Lee Kang-in dari Liga Spanyol
Diketahui sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan bersimbah darah di tengah Jalan Pertanian Pematang Sialang, Desa Kompe Berangin, Kecamatan Cerentu, Kuansing pada Selasa (4/7/2023).
Pria itu ditemukan dengan beberapa luka parah di beberapa bagian tubuhnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026