Suara.com - Kasus pembunuhan terhadap siswi SMK di Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) mulai memasuki babak baru. Adapun ia dibunuh dengan cara ditusuk pada awal tahun 2019 lalu. Selang empat tahun, pihak kepolisian menyebut ada temuan baru dalam kasus ini.
Kapolres Bogor, Kombes Bismo Teguh Prakoso mengungkap bahwa temuan baru tersebut mengarah ke terduga pelaku. Namun, ia menolak mengungkapnya lebih lanjut. Lantas, seperti apa kasus pembunuhan terhadap Andriana Noven itu?
Mengenang Kembali Kasus
Andriana Noven dibunuh sepulang sekolah pada Selasa (8/1/2019) sore di kawasan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor. Saat jasadnya ditemukan, pisau yang dipakai untuk menusuknya masih menancap di dada kirinya.
Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria yang mondar-mandir di lokasi. Polisi sempat merilis sketsa wajah pria tersebut. Kapolres Bogor Kombes Pol Hendri Fiuser kala itu menyebut, pihaknya menduga bahwa orang ini adalah pelaku berinisial 'S'.
Inisial terduga pelaku itu berasal dari sosok pria yang ada di media sosial milik korban. Dikatakan oleh Kombes Hendri, meski dalam CCTV tak jelas, namun ciri-ciri fisiknya mempunyai kesamaan dengan S. Lalu, salah satu saksi juga mengaku mengenal S.
Menurut rekaman CCTV, Kombes Hendri juga mengatakan bahwa pelaku terlihat sudah mengetahui kebiasaan korban. Yakni, berjalan melewati area tersebut setiap pulang sekolah. Atas dasar itu, pelaku pun diduga mengenal dekat sang korban.
Adapun dalam rekaman CCTV tersebut, pelaku terlihat memakai kaus olahraga berwarna biru hitam. Ia saat itu tampak mondar-mandir di jalan sempit sambil menunggu korban. Tak lama, korban muncul dan ia langsung menghampirinya.
Pelaku terlihat melakukan gerakan seperti menusuk, hingga korban jatuh di jalan tersebut. Usai mengetahui korban tak berdaya, S sontak berlari meninggalkan korban. Pisau yang ia pakai masih tertancap, sedangkan sarungnya ditinggalkan di lokasi.
Baca Juga: Hari Ini Setahun Lalu Brigadir J Tewas di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kisah Lengkapnya
Selama perjalanan penyelidikan kasus pembunuhan Noven, Polres Bogor sudah beberapa kali berganti Kapolres. Kombes Hendri Fiuser sendiri merupakan Kapolres yang pertama kali menangani kasus ini. Begitu pun dengan Kapolda Jabar.
Jabatan tersebut mulai dari diemban oleh Komjen Agung Budi Maryoto hingga Irjen Suntana. Di sisi lain, dikatakan oleh Kombes Bismo, Polres Bogor masih akan terus mendalami temuan baru itu. Ia kemudian meminta waktu untuk menuntaskan kasus ini.
Temuan baru diketahui usai Satreskrim Polresta Bogor Kota menggelar olah TKP ulang di lokasi. Untuk menjadikan terduga pelaku sebagai tersangka, polisi masih mencari lebih banyak barang bukti. Sebab, menyangkakan seseorang tak bisa terburu-buru.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Hari Ini Setahun Lalu Brigadir J Tewas di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kisah Lengkapnya
-
Motif Pembunuhan di Jalan Karunrung Makassar: Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Sesama Jenis
-
Fakta-fakta Pembunuhan Pensiunan TNI: Dibuang di Tol, Digulung Karpet
-
5 Fakta Penemuan Mayat Terbungkus Karpet di Tol Ngawi, Diduga Purnawirawan TNI
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Noven, Kapolres Kembali Panggil Personel Lama dan Bentuk Tim Khusus
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran
-
Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar
-
AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran
-
Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar
-
Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri
-
Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran
-
27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band
-
ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara