Suara Sumatera - Pondok Pesantren Al Zaytun tengah menjadi sorotan lantaran diduga mengajarkan ajaran menyimpang. Tak hanya itu, pemiliknya, Panji Gumilang dilaporkan atas dugaan penistaan agama.
Belakangan, tersiar kabar yang mengklaim bahwa Panji Gumilang juga disebut memperjualbelikan santrinya dengan harga Rp4 miliar.
Informasi itu disebarkan oleh kanal YouTube bernama KABAR NEWS pada 3 Juli 2023 dengan narasi sebagai berikut:
“SANGAT BI4D4B, TERNYATA PANJI G JU4L B£LIK4N SANTRINYA JUGA SEHRGA 4 MILYAR ??”
Lalu apakah benar Panji Gumilang jualbelikan santri Al Zaytun seharga Rp4 miliar?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak ada informasi valid terkait video dengan klaim Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang memperjualbelikan santrinya seharga Rp4 miliar.
Faktanya, judul pada unggahan tersebut tidak sesuai dengan isi dan narasi dalam video. Kenyataannya, isi dan narasi video tersebut hanya menjelaskan mengenai dugaan terafiliasinya Ponpes Al Zaytun dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII).
Selain itu, narator dalam video juga hanya membaca ulang artikel milik Tribun News berjudul “Eks Aktivis NII Bongkar Cara Pimpinan Al-Zaytun Panji Gumilang Dapat Uang Rp 4 Miliar dalam 1 Jam” yang telah diunggah pada 2 Juli 2023.
Artikel asli tersebut menjelaskan mengenai mantan aktivis NII yang mengungkapkan berbagai modus untuk mengumpulkan dana sebanyak mungkin. Sepanjang video pun, sama sekali tidak dijelaskan mengenai isu jual-beli santri yang dilakukan Panji Gumilang seperti yang tertera pada judul video.
Baca Juga: 3 Pemain Abroad yang Menyerah dan Pilih Kembali Bermain di Liga 1 Musim Ini
KESIMPULAN
Berdasarkan keterangan di atas, klaim menyebut Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang memperjualbelikan santrinya seharga Rp4 miliar merupakan hoaks.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube KABAR NEWS masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Kedas Beauty Dukung Kreator Bangun Penghasilan dari Konten
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS