Suara Sumatera - Selain vagina atau Miss V, penis atau Mr P juga bisa kentut. Lantas, apakah kentut penis tidak berbahaya seperti vagina?
Ternyata, kentut yang dialami penis menjadi tanda bahaya. Hal itu bisa jadi menjadi tanda penyakit radang usus dan kanker.
Ahli Bedah National Health Service (NHS), Dr Karan Rajan mengatakan, bahwa seseorang bisa mengalami penis kentut, atau bahkan buang air besar melalui saluran kencing. Kondisi ini bisa terjadi jika ada saluran tidak normal yang terbentuk antara usus dan kandung kemih.
Dr Karan menunjukan rekaman yang diambil selama tindakan pembedahan, dan menjelaskan adanya zat kuning aneh yang terdorong keluar lalu memasuki kandung kemih, yang umumnya hanya sebagai tempat menampung urine.
"Orang bisa kentut dan buang air besar dari saluran kencing mereka. Cairan kuning ini sebenarnya adalah kentut dan kotoran yang masuk ke kandung kemih dari usus besar," jelasnya dalam video TikTok @drkaranr, dikutip dari Suara.com, Senin (17/7/2023).
Meski memungkinkan, kasus ini jarang terjadi dan hanya terjadi saat adanya saluran tidak normal yang menghubungkan usus besar dengan kandung kemih.
"Untungnya jarang tapi bisa terjadi karena kondisi radang usus, kanker, atau (efek) radioterapi," papar Dr. Karan.
Ia juga mengingatkan, jangan menganggap wajar kondisi ini karena bisa memicu penyakit infeksi pada saluran kencing alias ISK yang lebih berbahaya dan harus diantisipasi.
"Bisa sangat merusak psikologis seseorang karena buang air besar dari tempat Anda kencing, dan juga bahaya secara fisik karena meningkatkan risiko penyakit ISK," terangnya.
Baca Juga: Popo Barbie Ditangkap Usai Viral Masturbasi dengan Manekin
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi saat ada bakteri pada organ saluran kencing. Bakteri penyebab infeksi saluran kemih dapat memengaruhi organ ginjal, kandung kemih, dan tabung yang menghubungkan keduanya.
Saluran kemih atau kencing dapat dibagi menjadi dua, yakni saluran kemih atas dan bawah.
Sementara itu berbeda dengan penis kentut, vagina kentut alias queef adalah kondisi normal dan tidak membahayakan, karena terjadi akibat udara atau angin yang terperangkap di saluran Miss V.
Udara yang terperangkap di vagina ini biasanya terjadi karena aktivitas seks penetrasi penis ke vagina yang berulang, olahraga, atau lemahnya otot dasar panggung.
Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, vagina kentut merupakan salah satu gejala fistula atau kondisi tidak normal di ujung usus besar.
Kentut vagina berbeda dengan kentut yang keluar dari lubang anus. Kentut dari lubang anus terjadi karena dorongan saluran cerna yang dibarengi bakteri sehingga bisa berbau. Tapi pada kentut vagina, tidak ada bakteri yang keluar sehingga tidak akan berbau.
Berita Terkait
-
Penyebab Penis Loyo dan Cara Atasi Sulit Ereksi, Pria Wajib Tahu!
-
7 Bentuk Penis, Kayak Palu hingga Mentimun
-
Pijit Penis Agar Keras dan Tahan Lama, Pria Wajib Tahu!
-
Fakta Ukuran Penis Pria Indonesia Jauh Lebih Kecil Dibandingkan Orang Arab, Benarkah?
-
Hanum Mega Curigai Suami Selingkuh Usai Ngeluh Penis Lecet: Kayaknya Sering Hubungan Seks!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos