Suara Sumatera - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengunggah video anggota Satpol PP menggunakan double stick. Bahkan, anggota Satpol PP ini diklaim telah menangkap begal bermodalkan double stick.
Hal ini terlihat dalam video yang diunggah mantan Pangkostrad ini di akun Instagram @edy_rahmayadi, dikutip Senin (17/7/2023).
Dalam video terlihat dua anggota Satpol PP menunjukkan kemampuannya menggunakan double stick.
Selanjutnya, sejumlah anggota Satpol PP bersama TNI dan Polri melakukan patroli untuk mengantisipasi tindak kejahatan. Alhasil, anggota Satpol PP mengamankan sejumlah orang yang diduga hendak melakukan begal.
"Seluruh personel Satpol PP Pemprovsu telah kita kerahkan ke beberapa titik di Kota Medan, Binjai dan sekitarnya untuk melaksanakan penindakan langsung dan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok begal dan geng motor dalam rangka mewujudkan ketertiban dan keamanan di masyarakat," tulisnya.
Sebanyak 22 anggota Satpol PP dikerahkan untuk melakukan patroli berkendaraan. Mereka dilengkapi dengan double stick.
Melalui patroli tersebut, personel mengamankan dua orang diduga hendak melakukan pencurian besi di Jalan Binjai Km 12 dengan barang bukti satu buah kapak, satu buah pisau dan satu buah palu.
"Setelah itu, tepatnya di Jalan Megawati, tim melakukan pengejaran rombongan geng motor dan berhasil menangkap empat orang diduga anggota geng motor yang rata-rata masih berstatus pelajar," ujarnya.
"Tim juga berhasil mengamankan barang bukti berupa panah, golok dan gergaji dan sudah diserahkan ke pihak kepolisian setempat. Kerja bagus untuk tim Satpol PP Pemprovsu, tetap lakukan patroli di lapangan, kita lawan geng motor di Sumut ini," sambungnya.
Baca Juga: Cecar Ahli Pidana di Sidang, Kewenangan Komnas HAM dalam Kasus Haris Azhar Disoal Jaksa
Diketahui, belakangan ini masyarak di Kota Medan, Sumatera Utara, dibuat resah dengan persoalan begal dan geng motor.
Wali Kota Medan Bobby Nasution bahkan mendorong pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku, walaupun harus ditembak mati.
"Kejahatan begal dan geng motor saat ini sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat dan harus ditindak tegas, apalagi para pelaku yang sudah melakukan aksi tersebut berulang kali," tulis Bobby di akun Instagramnya.
"Untuk itu, saya harap pihak kepolisian lebih tegas untuk menindak para pelaku di lapangan walaupun harus ditembak mati," kata Bobby.
Berita Terkait
-
Kasus Begal Tembak Pedagang di Bukittinggi, Polisi Belum Bisa Identifikasi Jenis Senpi Pelaku yang Kabur
-
Beda Jurus Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi untuk Berantas Begal
-
Bak Macan Ompong Kasus Ibu dan Anak Korban Begal, KontraS Tuai Kecaman Banyak Pihak
-
Jejak Kontroversi Bobby Nasution Mantu Jokowi: Deklarasi Anti LGBT hingga Minta Tembak Mati Begal
-
Duh! Jadi Korban Begal Bekasi, Arman Maulana Alami Luka di Kepala dan Tangan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Meroket, Penumpang Bandara Sepinggan Turun Drastis
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya