/
Rabu, 19 Juli 2023 | 15:59 WIB
Jalan Ahmad Yani di kawasan Kota Lama Kesawan Medan. (Ist)

Suara Sumatera - Kementerian PUPR mengungkap beberapa kendala dalam merevitalisasi kawasan Kota Lama Kesawan, Medan, Sumatera Utara.  

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Wahyu Kusumastanto awalnya mengatakan progres revitalisasi sudah mencapai 65 persen.

"Kawasan Kota Lama Kesawan progresnya sudah mencapai 65 persen," kata Wahyu saat rapat koordinasi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Selasa 18 Juli 2023. 

Kemudian, Wahyu mengaku ada beberapa kendala dalam reviltalisasi itu, seperti provider belum melaporkan terkait penataan kabel dan banyaknya pedagang kaki lima. 

"Untuk kawasan Kota Lama Kesawan ada beberapa kendala yakni adanya beberapa provider yang belum melaporkan kepada kami untuk ditata kabelnya di bawah tanah dan banyaknya pedagang kaki lima yang sudah berjualan di arkade yang belum selesai dibangun," ujarnya. 

Dalam rapat tersebut juga untuk membahas penataan kawasan Medan Belawan Bahari. Pekerjaan utama yang dilakukan di kawasan itu meliputi infrastruktur jaringan pipa air bersih dan air limbah.

Kemudian infrastruktur jaringan drainase dan infrastruktur jalan lingkungan. Selain itu, konsep penanganan secara terintegrasi mencakup konsep perbaikan/peningkatan kualitas rumah, penataan kawasan dan pembangunan pintu air. 

"Kami berharap kendala yang ada di lapangan dapat segera di atasi sehingga penataan ini dapat segera dilakukan. Mohon dukungan dan kerjasamanya Pak Wali Kota," cetus Wahyu.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, untuk kawasan Medan Belawan Bahari dapat dikerjakan paving blok dan drainase, sembari menunggu beberapa poin dari pihak BWS Sumatera Utara II. 

Baca Juga: Terbebas dari Wasit, Tekel Horor Asep Berlian Tak Luput dari Hukuman PSSI

"Untuk kabel milik provider dan PT PLN, saya minta kepada dinas terkait agar segera diselesaikan," kata Bobby. 

Load More