Suara Sumatera - Kementerian PUPR mengungkap beberapa kendala dalam merevitalisasi kawasan Kota Lama Kesawan, Medan, Sumatera Utara.
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Wahyu Kusumastanto awalnya mengatakan progres revitalisasi sudah mencapai 65 persen.
"Kawasan Kota Lama Kesawan progresnya sudah mencapai 65 persen," kata Wahyu saat rapat koordinasi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Selasa 18 Juli 2023.
Kemudian, Wahyu mengaku ada beberapa kendala dalam reviltalisasi itu, seperti provider belum melaporkan terkait penataan kabel dan banyaknya pedagang kaki lima.
"Untuk kawasan Kota Lama Kesawan ada beberapa kendala yakni adanya beberapa provider yang belum melaporkan kepada kami untuk ditata kabelnya di bawah tanah dan banyaknya pedagang kaki lima yang sudah berjualan di arkade yang belum selesai dibangun," ujarnya.
Dalam rapat tersebut juga untuk membahas penataan kawasan Medan Belawan Bahari. Pekerjaan utama yang dilakukan di kawasan itu meliputi infrastruktur jaringan pipa air bersih dan air limbah.
Kemudian infrastruktur jaringan drainase dan infrastruktur jalan lingkungan. Selain itu, konsep penanganan secara terintegrasi mencakup konsep perbaikan/peningkatan kualitas rumah, penataan kawasan dan pembangunan pintu air.
"Kami berharap kendala yang ada di lapangan dapat segera di atasi sehingga penataan ini dapat segera dilakukan. Mohon dukungan dan kerjasamanya Pak Wali Kota," cetus Wahyu.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, untuk kawasan Medan Belawan Bahari dapat dikerjakan paving blok dan drainase, sembari menunggu beberapa poin dari pihak BWS Sumatera Utara II.
Baca Juga: Terbebas dari Wasit, Tekel Horor Asep Berlian Tak Luput dari Hukuman PSSI
"Untuk kabel milik provider dan PT PLN, saya minta kepada dinas terkait agar segera diselesaikan," kata Bobby.
Berita Terkait
-
Kementerian PUPR Hanya Biayai Rp 300 Miliar untuk Revitalisasi Stadion Teladan
-
84 Pasar di Jateng Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 390 Miliar Lebih
-
Pemkot Hendak Revitalisasi Alun- alun Keraton Solo, GKR Timoer: Bangunan Panggung Sangga Buana Lebih Memprihatinkan
-
Revitalisasi Kawasan Kota Lama Kesawan Medan Capai 54,83 Persen
-
Ruas Jalan di Kesawan Medan Dipersempit, Bobby Nasution Jelaskan Alasannya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M