/
Rabu, 19 Juli 2023 | 16:29 WIB
Klub Sriwijaya FC (Suara.com)

Suara Sumatera - Laga 2 musim tahun ini, akan segera digelar pada September nanti. Semua klub tengah mempersiapkan susunan pemain, termasuk klub Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC termasuk seluruh klub yang bakal di laga 2 pun masih menunggu keputusan PSSI atas penggunaan pemain asing. Meski demikian, APPI meminta agar PSSI tidak mengizinkan pemain asing berlaga di liga 2.

Dengan demikian seluruh klub yang berada di liga 2 hendaknya tidak menggunakan pemain asing sebagai kekuatan klub. APPI pun telah melayangkan surat ke PSSI yang menjelaskan apa yang menjadi alasannya menolak pemain asing bermain di liga 2.

Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) telah mengirimkan surat ke PSSI yang juga diunggah di media sosial instagramnya.

PSSI diharap bisa meninjau rencana terkait pemberian izin klub Liga 2 mendatangkan pemain asing.

Sebagai informasi, klub Liga 2 2023 diperbolehkan merekrut dua pemain asing, yakni satu pemain berkewarganegaraan bebas dan satu lagi ialah pemain asal Asia.

Sehubungan dengan adanya rencana untuk menggunakan pemain asing pada Liga 2 musim kompetisi 2022/2023 yang akan digulirkan pada bulan September nanti, yakni setiap klub diperbolehkan untuk menggunakan 2 (dua) pemain asing (1 (satu) pemain dari Asia.

APPI menilai jika penggunaan dua pemain asing akan berdampak pada pemain lokal Indonesia. Adanya penambahan dua pemain asing akan membuat pesepakbola Indonesia akan kehilangan pekerjaan, terutama mereka yang sebelumnya bermain di liga 2.

"Hal ini akan memicu timbulnya masalah di kemudian hari, termasuk mengiminilir makna sepakbola sebagai sebuah penghidupan," 

Baca Juga: Marak Konten Parodi Menyalahgunakan Logo TV, Indosiar Akhirnya Lapor Polisi

Usulan ini pun ramai mendapatkan komentar dari netizen di media sosial APPI. Banyak yang menilai jika saran APPI tidaklah tepat.

"Mental yg perlu di ubah bukan regulasinya. Masa iya semuanya diminta untuk dipertimbangkan, liga satu pke 6 pemain asing byk yg protes sekarang liga dua pke pemain asing byk yg protes jg. Ini menandakan mentalitas kita tdk bisa bersaing. Yok revolusi mental," ujar netizen.

Load More