Suara Sumatera - Luis Milla memutuskan berhenti menjadi pelatih Persib Bandung. Park Hang-seo santer dikabarkan merapat menggantikan Luis.
Nama Park Hang-seo tidak asing lagi bagi para pecinta sepak bola. Dirinya bersama Timnas Vietnam sukses menyita perhatian, bukan cuma di ASEAN, namun juga Asia.
Namun, manajemen Persib Bandung harus benar-benar mempertimbangkan jika memilih mantan pelatih Timnas Vietnam tersebut.
Pasalnya, ada sejumlah alasan yang membuat Persib Bandung dapat mengalami kerugian jika memilih pria asal Korea Selatan itu.
Melansir Bolatimes.com, berikut kerugian Persib Bandung jika memilih Park Hang-seo sebagai pelatih:
- Kendala bahasa
Kerugian yang dialami Persib Bandung jika merekrut Park Hang-seo sebagai pelatih baru berkaitan dengan komunikasi. Pasalnya, ia selalu menggunakan bahasa Korea Selatan.
Hal itu terlihat selama Park Heng-seo menjadi pelatih Timnas Vietnam. Maung Bandung harus menyediakan penerjemah untuk menjembatani komunikasi Park Hang-seo dengan seluruh elemen tim. Para pemain, ofisial, dan staf pelatih tim Pangeran Biru juga harus belajar untuk memahami keinginan pelatih barunya.
- Beradaptasi dengan karakter baru
Baca Juga: Ulasan Buku "Ladang Emas", Pentingnya Menentukan Lokasi dalam Berbisnis
Hal lain yang harus dipertimbangkan manajemen Persib Bandung adalah masalah karakter dan gaya bermain yang akan diterapkan. Gaya bermain Timnas Vietnam di bawah asuhan Park Hang-seo memang identik dengan permainan keras dan penuh daya juang. Diriny juga punya karakter yang meledak-ledak saat mendampingi anak asuhnya.
Hal inilah yang berbeda dari karakter Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu cenderung kalem dalam menyikapi situasi di atas lapangan. Pemain Persib tentu harus memahami perbedaan karakter ini jika PHS nantinya jadi nakhoda baru mereka.
3. Rekor biasa saja bersama klub
Park Hang-seo belum memiliki catatan yang terbilang mengesankan ketika menangani klub profesional. Sejauh ini, ia belum pernah meraih gelar juara di level tertinggi. Catatan prestasinya hanya mengantarkan Sangju Sangmu dua kali menjuarai K League 2, yakni pada musim 2013 dan 2015.
Dia pernah membawa Jeonnam Dragons, klub yang saat ini diperkuat Asnawi Mangkualam, meraih runner-up Korean League Cup pada 2008. Lalu, Changwon City dibawa menjuarai Korea National League Championship 2017.
Berita Terkait
-
Park Hang-seo Dikabarkan Jadi Pengganti Luis Milla, Netizen Langsung Colek Petinggi Persib Bandung: Setuju!
-
Terbebas dari Wasit, Tekel Horor Asep Berlian Tak Luput dari Hukuman PSSI
-
Usai Dikaitkan dengan Park Hang-seo, Persib Bandung Kena Sindir Media Vietnam
-
3 Fakta Menarik Jelang Laga PSM Makassar vs Persib Bandung di BRI Liga 1
-
Jika Latih Persib, 4 Pemain Vietnam Ini Bakal Diangkut Park Hang Seo?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan