Suara Sumatera - Klub Sriwijaya FC akan siap berlaga pada musim tahun 2023 ini. Kesiapan ini pun dilakukan dengan memperkenalkan warna jersey nan baru.
Sriwijaya FC diketahui pada beberapa tahun terakhir menggunakan jersey bewarna merah dan putih. Warna ini pun disebutkan bukan identik dari klub kebanggan wong kito ini.
Karena itu, publik pun menyarankan jika Sriwijaya FC kembali ke warna yang sudah menjadi identik klub, yakni kuning dengan motif songket.
Informasi mengenai pergantian warna jersey ini pun dibagikan oleh akun Facebook Seputar Berita Sriwijaya FC. Di akun tersebut diinformasikan jika warna jersey Sriwijaya FC saat menghadapi laga tahun ini, akan ada rencana perubahan.
Meski belum memastikan perubahan warna jersey, namun banyak yang mengusulkan jika jersey Sriwijaya FC kembali ke warna kuning motif songket.
Netizen pun banyak berkomentar di kolom komentar akun tersebut.
"Sriwijaya fc identik dengan warno kuning bermotif songket.alangke baiknyo klo biso terwujud lagi cak waktu sriwijaya fc meraih double winner dulu, ujar Fri Fernando
"Warna Jersey adalah salah satu bentuk identitas club, alangkah baik ny jika SFC kembali menggunakan warna kuning seperti zaman sblm turun kasta," saut netizen lainnya.
"SFCsebaiknya warna kuning bermotif songket, karena itu warna ciri khas kejayaan SFC insyaallah liga1', ujar Sudarsono CikNang
Baca Juga: Pengganti Riyad Mahrez, Manchester City Bidik Raphinha dari Barcelona
Namun ada juga yang menyarankan jika Sriwijaya FC hendaknya punya tiga warna jersey. Warna kuning dipakai jika pertandingan home, lalu saat pertandingan away menggunakan warna jersey merah dan putih saat third.
"Katonyo nak balek ke Warno khasnyo SFC Warno kuning , Bgus nian Warno kuning home , away merah , dan putih third', saran Muhamad Jefri
Namun ada lagi yang meyarankan jika Sriwijaya FC juga menggunakan jersey warna hitam.
"Saran kuning hitam hijau insha Allah biso balek liga 1," imbuh Rizky Ananda Pratama.
Sementara netizen lainnya tidak mempersoalkan warna jersey yang digunakan klub.
"Apo pun Warno Jersey nyo SFC tetap lah kebanggaan masyarakat SUMSEL," ujar netizen ini.
Berita Terkait
-
Bakal Dihapuskan November, Pemkot Palembang Ngotot Gaji Honorer Pakai APBD
-
Ini Alasan Kervens Belfort Belum Merapat ke Sriwijaya FC, Tak Latihan di Palembang
-
BI: Sumsel Butuh Sumber Ekonomi Baru, Memperkuat Tata Niaga Hilirisasi Batu Bara
-
Heboh Video Porno 'Iklan Sabun Mandi' Bikin Netizen Geram: Video Nakes di Ogan Ilir Bugil
-
Mutasi 96 Perwira Tinggi, Mayjen Yanuar Adil Jabat Pangdam II Sriwijaya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
3 Face Wash Zinc PCA Terbaik untuk Pria, Lawan Minyak Tanpa Bikin Ketarik
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Teh dari Brand Lokal, Wangi Segar Bikin Nyaman
-
4 Smartwatch di Bawah Rp200 Ribuan, Diskon Besar hingga 75 Persen
-
5 Pilihan Sepeda Listrik 500 Watt, Bandel di Tanjakan dan Hemat Buat Harian
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan