/
Jum'at, 21 Juli 2023 | 11:04 WIB
Profil Sukanto Tanoto. [Dok aprilasia.com]

Suara Sumatera - Sosok Sukanto Tanoto merupakan salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Ia menduduki sebagai orang terkaya ke-13 di Tanah Air.

Pada data terbaru Forbes yang dikutip pada 21 Juli 2023, Sukanto Tanoto berhasil mendapatkan kekayaan bersih sebanyak USD 2,8 miliar atau setara dengan Rp41 triliun.

Kekayaan Sukanto Tanoto di Forbes pada 2014 sempat meroket, lalu dua tahun berikutnya turun, lalu di tahun 2017 kembali naik, namun kembali merosot di tahun berikutnya.

Namun, kekayaannya kembali meroket di tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Lalu siapakah Sukanto Tanoto?

Profil Sukanto Tanoto 
Sukanto Tanoto lahir pada 25 Desember 1949 di Desa Pematang Lalang, Sumatera Utara dan berasal dari keluarga miskin. Ia pernah putus sekolah.

Konglomerat yang kini berusia 73 tahun ini hanya mengenyam pendidikan hingga sekolah menengah atas.

Ia merupakan pendiri dan CEO dari RGE Group, sebuah perusahaan konglomerat yang bergerak di bidang kehutanan, perkebunan, dan energi.

Bracell milik Sukanto Tanoto adalah salah satu produsen selulosa khusus terbesar di dunia, yang digunakan dalam segala hal mulai dari tisu bayi hingga es krim.

Pada usia 17 tahun, ia mulai bekerja sebagai penjual kayu, lalu pada tahun 1971, Sukanto Tanoto mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama PT Inti Indorayon Utama.

Baca Juga: Melayang Terbang Bebas di Udara, Beginilah Keseruan Paragliding di Bali

Perusahaan yang dimiliki Sukanto Tanoto ini bergerak di bidang pengolahan kayu. Pada tahun 1987, dia mendirikan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang bernama PT Asian Agri.

Perusahaan ini menjadi salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Tahun 1997, Sukanto mendirikan perusahaan energi yang bernama PT Raja Garuda Emas. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi batu bara dan listrik.

Tak hanya itu, Sukanto Tanoto juga merupakan seorang filantropis. 

Ia mendirikan Tanoto Foundation, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup. 

Tanoto Foundation miliknya membentuk organisasi filantropi senilai $200 juta (sekitar Rp3 miliar) pada tahun 2022 dengan beberapa orang terkaya di dunia seperti Ray Dalio, Li Ka-shing, dan keluarga Widjaja di Indonesia.

Mengutip Hops.id--jaringan Suara.com, yayasan tersebut telah memberikan bantuan kepada jutaan orang di Indonesia dan dunia.

Pada tahun 2023, Sukanto Tanoto lewat perusahaannya membeli Tanglin Mall seharga US$ 645 juta atau Rp9,4 triliun (kurs Rp 14.700).

Load More