Suara Sumatera - Klub kebanggan wong kito, Sriwijaya FC memastikan diri akan menggunakan pemain asing. Mesti PSSI pun mengisyaratkan jika dua pemain asing tersebut, ialah yang berkewarganegaraan asing (bebas) dan dari kawasan Asia.
Disebutkan juga hanya dua klub di liga 2 yang menolak menggunakan pemain asing pada liga laga 2 BRI tahun ini. Penolakan pemain asing pun disampaikan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia atau APPI.
APPI beralasan penggunaan pemain asing akan berimbas pada penghidupan pesepakbola terutama yang sudah pernah berlaga di liga 2.
Dalam surat yang disampaikan ke PSSI, APPI beralasan jika alasan menolak pemain asing cukup mendasar. Di antaranya penggunaan pemain asing berdampak pemain lokal Indonesia.
Dalam suratnya, APPI menilai jika penggunaan dua pemain asing bakal berdampak pada pemain lokal Indonesia.
Penambahan dua pemain asing akan membuat pesepakbola Indonesia akan kehilangan pekerjaan, terutama mereka yang sebelumnya bermain di liga 2.
"Hal ini akan memicu timbulnya masalah di kemudian hari, termasuk mengiminilir makna sepakbola sebagai sebuah penghidupan," bunyi alasan penolakan APPI terhadap penggunaan pemain asing.
Meski demikian, PT LIB memastikan jika klub boleh menggunakan dua pemain asing.
Informasi mengenai hal ini juga dibagikan akun Facebook Berita seputar Sriwijaya FC. Disebutkan jika Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus memastikan bahwa seluruh klub Liga 2 2023/2024 diharuskan mempunyai pemain asing.
"Sampai saat ini hanya dua klub dari 28 tim yang menolak adanya pemain asing di Liga 2 2023/2024. Ferry Paulus tidak mau menyebutkan dua klub tersebut. Nah, untuk sisanya klub-klub setuju dengan adanya kuota pemain asing di Liga 2 2023/2024," tulis di akun tersebut.
Keputusan ini pun menuai komentar banyak pendukung Sriwijaya FC yang lebih setuju ada pemain asing di laga 2 musim ini.
Berita Terkait
-
Klub Liga 2 Minta Dana Kontribusi Rp 2 Miliar tapi Disetujui Rp 1,25 Miliar
-
Tak Mau Merah Marun, Jersey Sriwijaya FC Ingin Kembali ke Warna Kuning Motif Songket
-
Ini Alasan Kervens Belfort Belum Merapat ke Sriwijaya FC, Tak Latihan di Palembang
-
Sriwijaya FC Diminta Berlaga Tanpa Pemain Asing, Ini Alasan APPI
-
7 Pemain Top Indonesia Ini Belum Punya Klub, Tertarik ke Sriwijaya FC?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Belum Move On dari The Art of Sarah? Ini 7 Serial Barat Penuh Tipu Daya yang Wajib Ditonton!
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun