/
Jum'at, 28 Juli 2023 | 21:38 WIB
Ilustrasi Saipul Jamil. Saipul Jamil dianggap memanfaatkan keributan dengan Dewi Perssik agar bisa kembali tampil di televisi. (Suara.com)

Suara Sumatera - King Saipul Jamil kembali mendapat sorotan setelah perseteruannya dengan Dewi Perssik mencuat ke publik.

Baik Saipul Jamil maupun Dewi Perssik saling membongkar aib satu sama lain. Depe menuding mantan suaminya itu seorang gay.

Sedangkan Saipul Jamil menuduh Dewi Perssik sosok hiperseks dan tempramental. Banyak netizen curiga cara ini digunakan Saipul Jamil agar bisa kembali tampil di televisi.

Sejak bebas dari penjara dalam kasus pencabulan, Saipul Jamil dicekal tampil di televisi karena menyandang status pelaku kekerasan seksual kepada anak.

Saipul Jamil menjawab kecurigaan netizen itu. Menurut dia, keributannya dengan Dewi Perssik bukan cara agar bisa kembali ke televisi.

"Kalau dituduh sebagai upaya sih enggak," ucap Saipul Jamil, saat menggelar jumpa pers di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (27/7/2023) dikutip dari Suara.com.

Namun Saipul Jamil mengaku tak bisa menolak jika memang nantinya diundang pihak televisi untuk kembali tampil.

"Kita enggak tahu, tiba-tiba nanti Allah angkat derajat saya, masuk tv. Tapi tujuan di sini adalah untuk membersihkan nama baik saya," kata Saipul Jamil.

Menurut dia, keributan ini terjadi karena Dewi Perssik yang memulainya. Merasa mendapat serangan, Bang Ipul mengatakan, harus melakukan klarifikasi.

Baca Juga: Tujuh Polisi Tersangka Penganiaya Terduga Penyalahguna Narkoba Terancam 15 Tahun Penjara

"Ini kan dimulai dari pihak perempuan. Buat saya, ya Allah sebegitu konyol kah hidup saya melakukan hal begini?" ujar lelaki yang akrab disapa Bang Ipul ini.

Jadi Saipul Jamil sekali lagi menegaskan, apa yang terjadi saat ini hanya untuk mengembalikan nama baiknya. Kalaupun karena ini televisi memanggilnya, ia pun bersyukur.

"Kalau saya masuk tv, alhamdulillah, kalau enggak,enggak apa-apa. Di manapun itu saya bersyukur, saya nikmati. Terpenting satu, jangan fitnah saya," tutur Saipul Jamil.

Load More