Suara Sumatera - Sejumlah wanita kerap membersihkan Miss dan tubuhnya usai melakukan hubungan intim dengan pasangannya. Mereka sering juga mandi untuk menyegarkan tubuh karena berkeringat saat hubungan seks.
Selain itu, beberapa pasangan mencoba untuk melakukan program kehamilan. Namun, ada mitos kalau air dapat membuat sperma menjadi mati. Oleh sebab itu, beberapa wanita merasa dilema apakah setelah berhubungan seks dirinya harus mandi atau tidak.
Lantas bagaimana kebenarannya? Benarkah mandi saat berhubungan seks atau setelahnya dapat mencegah kehamilan?
Melansir Romper, Co-Founder & Medical Director RISE Fertility, Dr. Sanaz Ghazal, MD, GACOG mengatakan, mandi tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembuahan. Hari ini karena mandi hanya akan membasuh sperma yang berada di luar Miss V. Oleh sebab itu, menurutnya mandi tidak memiliki dampak besar.
“Mandi tidak akan berdampak signifikan pada tingkat pembuahan karena hal itu terutama akan membasuh air mani di luar vagina,” kata Dr. Sanaz, dikutip dari Suara.com, Rabu (2/8/2023).
Sementara itu, sperma yang masuk ke dalam Miss V juga bergerak dengan cepat. Oleh karena itu, membasuhnya dengan air juga tidak akan membuatnya hilang. Apalagi, jika sperma itu cukup aktif sehingga sebelum kena air, mereka sudah masuk ke dalam serviks dan membuahi sel telur.
"Sperma adalah perenang yang cukup baik dan penelitian telah menunjukkan bahwa sperma yang disimpan di leher rahim dapat melakukan perjalanan ke saluran tuba hanya dalam waktu 2 menit,” jelas Dr. Sanaz.
Meski demikian, kondisinya berbeda jika wanita tersebut berendam. Hal ini karena berendam dapat membuat air masuk ke dalam Miss V. Dengan masuknya air ke dalam Miss V, itu akan membuat sperma yang berada di dalam ikut keluar kembali.
Namun, jika sperma sudah masuk ke dalam serviks peluang untuk hamil tetap ada. Oleh sebab itu, saat berhubungan seks usahakan untuk menunggu beberapa waktu sebelum mandi. Dengan begitu, sperma masih memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam serviks sebelum dibersihkan dengan air.
"Dampak berendam pada kemampuan seseorang untuk hamil sebagian bergantung pada waktu. Jika Anda mandi segera setelah berhubungan seks, air bisa masuk ke vagina dan menghanyutkan sebagian sperma. Namun, sebagian sperma mungkin sudah melewati serviks, yang artinya Anda masih bisa hamil, ” ungkap Dr. Sanaz.
Jika pasangan benar ingin hamil diusahakan menunggu sekitar 10-15 menit usai berhubungan seks. Hal ini akan membantu sperma untuk masuk ke dalam Miss V sebelum dibersihkan.
Selain itu, pasangan juga bisa memperhatikan berbagai faktor lain yang mendukung untuk bisa hamil. Sementara untuk pasangan yang belum ingin memiliki anak, bisa menggunakan alat kontrasepsi lain untuk mencegah kehamilan.
Berita Terkait
-
Hukum Janda Masturbasi Pakai Alat Bantu Seks, Bolehkah dalam Islam?
-
Popo Barbie Ditangkap Usai Viral Masturbasi dengan Manekin
-
6 Alasan Wanita Masturbasi, Tak Sekedar Mencari Kenikmatan Seks!
-
LDR Picu Pria Ejakulasi Dini, Seksolog Sarankan Masturbasi Jelang Hubungan Intim hingga Foreplay Lama
-
Hindari Foreplay Monoton Saat Hubungan Seks, Suami-Istri Disarankan Masturbasi Bersama
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
5 Padu Padan Outfit ala Gong Myung untuk Tampilan Day Out yang Lebih Fresh
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Nggak Mau Overthinking, Tapi Kepikiran: Masalah Klasik Saya saat Otak Sibuk
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
Mahasiswi Korban Pelecehan di Pagar Alam Jadi Tersangka, Banjir Kecaman: Mantap Sekali Negara Kita!
-
Haji Tanpa Antre? Kemenhaj Godok Skema 'War Tiket' Arahan Prabowo, Begini Mekanismenya
-
Review Lovely Runner: Ketika Cinta Memaksa Seseorang Melawan Takdir
-
Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah