Suara Sumatera - Bima Sakti dikabarkan mundur dari posisi pelatih Timnas Indonesia U-17. Keputusan itu diambilnya karena anak asuhnya kalah telak dari Barcelona Juvenil A.
Diketahui, Timnas U-17 Indonesia yang tampil dengan nama Garuda United U-17 kalah 0-3 dari Barcelona Juvenil A dalam laga uji coba spesial match turnamen International Youth Championship (IYC) 2023, Rabu (2/8/2023).
Kabar keliru tentang mundurnya Bima Sakti dari pelatih Timnas U-17 disebarkan kanal YouTube bernama HBS LIGA yang diunggah pada Kamis (3/8/2023).
"AKHIRNYA SADAR DIRI !! Bima Sakti Harus MUNDUR JADI PELATIH Timnas Usai di Geprek Barca Atau Tidak" begitu narasi yang beredar.
Demi meyakinkan, foto thumbnail adalah situasi tanding di lapangan dan potret saat Bima Sakti pegang mikrofon.
"INI MURNI KESALAHAN SAYA SAYA MINTA MAAF!! BIMA SAKTI RESMI MUNDUR BIMA SAKTI AKHIRNYA SADAR DIRI LANGSUNG MUNDUR DARI PELATIH TIM INDONESIA JADI TUNTUTAN PUBLIK" begitu narasi di thumnailnya.
Lantas, benarkah Bima Sakti mundur dari pelatih Timnas U-17?
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim video tersebut salah atau tidak benar. Pasalnya, belum ada sumber kredibel dan valid, utamanya dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan pernyataan seperti judul unggahan akun HBS LIGA.
KESIMPULAN
Baca Juga: Sederet Pemain Keturunan Berpeluang Masuk Timnas Indonesia, Nomor 2 Punya Momen Heroik
Video "AKHIRNYA SADAR DIRI !! Bima Sakti Harus MUNDUR JADI PELATIH Timnas Usai di Geprek Barca Atau Tidak" memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Takluk 0-3 Kontra Barcelona Juvenil A, Bima Sakti Akui Alami Hal Ini
-
Sosok Frank Wormuth, Pelatih Jerman yang Resmi Melatih Timnas U-17 Bima Sakti di Luar Negeri
-
Frank Wormuth Dampingi Bima Sakti Latih Timnas U-17 Indonesia
-
Bima Sakti Segera Panggil Pemain Keturunan Indonesia untuk Perkuat Timnas U-17
-
Bima Sakti Kantongi Nama Baru untuk Perkuat Timnas di Piala Dunia U-17
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban