/
Kamis, 03 Agustus 2023 | 20:58 WIB
Pelatih tim nasional U-17 Bima Sakti (Antara)

Suara Sumatera - Bima Sakti dikabarkan mundur dari posisi pelatih Timnas Indonesia U-17. Keputusan itu diambilnya karena anak asuhnya kalah telak dari Barcelona Juvenil A.

Diketahui, Timnas U-17 Indonesia yang tampil dengan nama Garuda United U-17 kalah 0-3 dari Barcelona Juvenil A dalam laga uji coba spesial match turnamen International Youth Championship (IYC) 2023, Rabu (2/8/2023).

Kabar keliru tentang mundurnya Bima Sakti dari pelatih Timnas U-17 disebarkan kanal YouTube bernama HBS LIGA yang diunggah pada Kamis (3/8/2023).

"AKHIRNYA SADAR DIRI !! Bima Sakti Harus MUNDUR JADI PELATIH Timnas Usai di Geprek Barca Atau Tidak" begitu narasi yang beredar.

Demi meyakinkan, foto thumbnail adalah situasi tanding di lapangan dan potret saat Bima Sakti pegang mikrofon.

"INI MURNI KESALAHAN SAYA SAYA MINTA MAAF!! BIMA SAKTI RESMI MUNDUR BIMA SAKTI AKHIRNYA SADAR DIRI LANGSUNG MUNDUR DARI PELATIH TIM INDONESIA JADI TUNTUTAN PUBLIK" begitu narasi di thumnailnya.

Lantas, benarkah Bima Sakti mundur dari pelatih Timnas U-17?

Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim video tersebut salah atau tidak benar. Pasalnya, belum ada sumber kredibel dan valid, utamanya dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan pernyataan seperti judul unggahan akun HBS LIGA.

KESIMPULAN

Baca Juga: Sederet Pemain Keturunan Berpeluang Masuk Timnas Indonesia, Nomor 2 Punya Momen Heroik

Video "AKHIRNYA SADAR DIRI !! Bima Sakti Harus MUNDUR JADI PELATIH Timnas Usai di Geprek Barca Atau Tidak" memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More