/
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 18:53 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Suara.com/Ria)

Suara Sumatera - Sosok pejabat pelaksana (PJ) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) tampaknya terus menjadi pembahasan publik. Sejumlah nama makin disebut menjelang jabatan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Mawardi Yahya akan berakhir pada 1 Oktober mendatang.

Sejumlah nama disebut-sebut akan menggantikan posisi sebagai pejabat pelaksana (PJ) Gubernur Sumsel. Sederet nama tersebut diantaranya adik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Diah Natalisa MBA, juga ada nama mantan Kapolda Sumsel, Eko Indra Heri yang kekinian menduduki jabatan internal di SKK Migas.

Selain itu ada nama Sekda Sumsel SA Supriyono, Staf Ahli Menteri Perhubungan, Robby Kurniawan dan nama pejabat lainnya seperti Komjen Tomsi Tohir Balaw, M.Si yang sejak 2022 mengemban amanat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (mantan Dirreskrimsus Polda Sumsel).

Ada nama Komjen Andap Budhi Revianto saat ini menjabat Sekjen Kemenkumham juga mantan Pama Polda Sumsel.

Wakil ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki mengatakan meski ada sejumlah nama yang beredar, namun DPRD Sumsel hingga saat ini belum memutuskan tiga nama yang diusulkan ke Kemendagri.

“Nanti pada 1 September DPRD Sumsel akan putuskan usulan 3 nama ke Kemendagri, saat ini belum dan ini harus juga ada usulan dari daerah dan kami sampai sekarang belum membahas itu,” ujarnya.

Menurut Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel ini, penyampaian usulan nama Pj Gubernur Sumsel itu,  bisa saja dilakukan pada saat paripurna pengumuman pemberhentian Gubernur Sumsel pada 1 September, mengingat masa jabatan Herman Deru memang habisnya pada 1 Oktober.

“Harapan Pj kedepan, pastinya yang bisa sinergi. Soal nama- nama yang beredar tidak masalah, baik dari luar atau didalam daerah, karena putusan akhir ada di presiden karena DPRD sifatnya usulan saja,” ujarnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.

Baca Juga: Pipa Pertamina Bocor di Sungai Keruh Muba, Bikin Air Sungai Dua Bau Dan Ikan Mati

Load More