/
Selasa, 08 Agustus 2023 | 14:18 WIB
Starting XI Timnas Indonesia U-22 vs Thailand di final SEA Games 2023 (Istimewa)

Suara Sumatera - PSSI resmi merilis sebanyak 26 nama pemain Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023 yang akan digelar di Thailand pada 17-16 Agustus 2023 mendatang.

PSSI merilis nama-nama pemain itu lewat media sosial. Tiba-tiba, postingan itu pun dihapus. Hal ini menjadi tanda tanya publik. Kenapa dihapus?

Meski telah dihapus, daftar nama-nama pemain yang dipanggil telah tersebar di media sosial dan jadi buah bibir pecinta sepak bola Indonesia.

Sejumlah hal ganjil yang terlihat dari 26 pemain yang dipanggil untuk berpartisipasi di Piala AFF U-23 2023 itu. Berikut daftarnya.

1. Pemain Abroad

Pada daftar pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2023 yang dirilis PSSI tersebut, terdapat dua nama pemain Abroad, yakni Ivar Jenner dan Rafael Struick.

Keduanya masuk dalam daftar 26 nama yang akan dibawa. Hadirnya nama Ivar Jenner dan Rafael Struick ini menjadi pertanyaan besar karena keduanya perlahan sudah masuk tim utama di klubnya.

Apalagi, PSSI sebelumnya telah menjamin bahwa tidak akan memanggil para pemain yang tidak akan dilepas klubnya. Hal serupa juga berlaku untuk para pemain lokal yang bermain di Liga 1.

2. Pemain Kena Sanksi AFC

Baca Juga: Eks Penyerang Timnas Indonesia U-20 Dipinang Klub Liga Spanyol, Media Malaysia Bereaksi: Beruntung Bertemu Radamel Falcao!

Dalam daftar 26 nama yang dipanggil PSSI untuk Piala AFF U-23 2023, ada nama-nama pemain yang telah mendapat sanksi dari AFC.

Para pemain itu adalah Komang Teguh dan Taufany Muslihuddin. Keduanya mendapat sanksi larangan bertanding dari AFC akibat keributan yang terjadi di final SEA Games 2023 lalu.

Dengan adanya sanksi tersebut, aneh rasanya PSSI masih memasukkan nama dua pemain tersebut dalam daftar untuk bertanding di Piala AFF U-23 2023.

3. Pemain Ikut Pendidikan Polri

Keanehan juga hadir dari masuknya nama Muhammad Ferarri dan Frengky Missa ke dalam daftar pemain untuk Piala AFF U-23 2023.

Seperti yang diketahui, kedua pemain tersebut tengah mengikuti pendidikan polisi, yang membuat keduanya meninggalkan klub-klubnya.

Load More