Suara Sumatera - Baru-baru ini beredar di media sosial yang menampilkan video seekor anjing dikalungi bendera merah putih di Bengkalis, Riau.
Setelah ditelusuri, rupanya dilakukan oleh seorang staf Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sawit Agung Sejahtera (SAS) yang terletak daerah Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir.
Pelakunya berinisial RH (22) itu sudah diamankan pihak berwajib atas dugaan melakukan pelecehan terhadap simbol negara.
Dalam rekaman itu, terdengar suara salah seorang dengan nada marah.
"Dianggap sepele, masak anjing dipasangi bendera," kata seseorang dalam video mengalihkan kamera ke wajah pelaku.
Video viral tersebut mendapat respons dari masyarakat, salah satunya dari Ketua KNPI Bengkalis, Andika Putra Kennedy.
Setelah melihat aksi pelaku di video, Andika pun merasa geram lantaran hal tersebut dibuat candaan.
"Sudah keterlaluan candaannya. Bercanda sih boleh lucu-lucuan, tapi jika sudah seperti ini, pihak berwajib harus tegas. Jika perlu panggil pimpinannya," ungkap Andika dikutip dari Antara.
Sementara itu, warga Muara Basung Musri aksi dugaan pelecehan simbol negara itu tidak bisa ditoleliir lagi.
Baca Juga: Ikut Konser Dewa 19 di GBK, eks Dream Theater: Ini Akan jadi Sejarah
"Kami sudah terbakar emosi. Ini sudah tidak bisa ditolerir sebagai bentuk pelecehan. Pertanggungawabkan perbuatan konyol ini,"ujar Musri.
Dikatakan Musri, meski pihak perusahaan telah memediasi tuntutan masyarakat, namun masyarakat tetap bersikukuh menyeret korban ke pihak kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Awalnya perusahaan meminta mediasi, namun tidak semudah untuk. Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku," terang dia.
Terpisah, perwakilan PKS PT Sawit Agung Sejahtera (SAS) Muara Basung, Adi Gunawan alias membenarkan ulah salah seorang stafnya.
Menurutnya, secara tegas pihak perusahaan sudah membebastugaskan pelaku RH.
"Hari ini juga sudah kami pecat dan kami memohon agar masyarakat agar dapat menarik laporan di Kepolisian agar kami dapat memulangkan pelaku ke daerah asalnya," tegasnya.
Adi pun atas nama managemen memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Bengkalis atas kejadian ini. (Antara)
"Permohonan maaf kami sampaikan juga kepada pemerintah Pusat dan Daerah. Kami berjanji tidak akan mengulangi peristiwa seperti ini," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?