/
Minggu, 13 Agustus 2023 | 06:05 WIB
Presiden PKS Ahmad Syaikhu. (Suara.com/Novian)

Suara Sumatera - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) percaya Anies Baswedan bijak dalam menentukan bakal cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.

"Sesuai dengan piagam koalisi bahwa kami sepakat seluruh urusan bakal cawapres diurus Pak Anies. Saya kita Pak Anies akan bijak dalam menentukan dengan siapa dia akan didampingi," kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu, melansir Antara, Minggu (13/8/2023).  

Namun demikian, dirinya menginginkan yang mendampingi Anies benar-benar memiliki integritas, mempunyai kapasitas kepemimpinan, dan ada kecocokan atau dwitunggal dengan capresnya.

"Jangan sampai ada konflik satu sama lain, dan paling penting bagaimana bakal cawapres ini punya elektabilitas sehingga peluang menangnya besar," ucapnya.

Soal kapan dan siapa bakal cawapresnya, dirinya mengaku pihaknya dan partai koalisi memberikan keleluasaan bagi Anies untuk menentukan.

"Tentu semua parpol memberikan masukan terkait bakal cawapres, tapi pada akhirnya Pak Anies yang tentukan," cetusnya. 

Ditanya soal bakal cawapres Anies dari luar parpol koalisi, ia menyatakan hal itu sangat mungkin karena tidak hanya terbatas di dalam koalisi.

"Sangat mungkin tokoh nasional di luar koalisi bisa dicalonkan jadi bakal cawapres," cetusnya.

Ahmad Syaiku tidak mempersoalkan adanya komunikasi politik antara NasDem dan PKB.

Baca Juga: Pos Indonesia Perkuat Industri Kurir dan Logistik di Sumatera

"Gak ada masalah seluruh perpolitikan saling buka komunikasi tetapi tiga partai koalisi tetap terjaga hingga saat ini," jelasnya.

Jika terdapat komunikasi politik dengan partai lain, hal itu diketahui dan dikomunikasikan dengan partai koalisi utama.

"PKS misalnya berkomunikasi dengan partai lain tentu NasDem dan Demokrat mengetahuinya. Tetapi modal utamanya memang tiga partai ini apabila ada penambahan koalisi memang itu yang kami harapkan," katanya.

Load More