Suara Sumatera - Kapolres Dairi AKBP Reinhard Habonaran melakukan tindakan disiplin kepada dua anggotanya, Bripka DS dan Bripka HS, hingga masuk rumah sakit. Dirinya meminta maaf atas kejadian tersebut.
"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," kata Reinhard dalam keterangan yang diterima, Rabu (30/8/2023).
Reinhard telah menjenguk kedua anggota itu di rumah sakit untuk bertanggungjawab dan meminta maaf secara langsung. Dirinya berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatannya.
"Berjanji tidak akan mengulangi kembali," ujarnya.
Diketahui, peristiwa bermula pada Minggu 27 Agutus 2023 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu Reinhard datang untuk mengecek personel piket. Namun, dirinya tidak menemukan ada petugas jaga.
"Pada pukul 04.00 WIB, personel piket jaga tidak ada melakukan pemukulan lonceng," kata AKBP Reinhard Nainggolan, melansir SuaraSumut.id, Selasa (29/8/2023).
Reinhard lalu memanggil petugas piket melalui handy talkie (HT), tetapi tidak ada yang menjawab. Akhirnya Reinhard sendiri yang memukul lonceng di piket penjagaan.
Reinhard kemudian mengumpulkan para personel yang saat itu tengah piket untuk menanyakan kenapa tidak ada yang menjawab.
"Sehingga memberikan tindakan disiplin kepada personel yang melaksanakan piket," ujarnya.
Baca Juga: Tak Cemas Ditinggalkan Cak Imin, Gerindra: Kami Paling Sayang PKB
Saat memberikan tindakan disiplin, Bripka David Sitompul dan Bripka Hendrik Simatupang bertanya apa salah mereka. Hingga akhirnya kedua anggotanya masuk rumah sakit dan mengaku dipukul oleh Reinhard.
Reinhard menegaskan tidak ada melakukan tindakan berlebihan kepada dua anggotanya itu seperti yang beredar.
"Melakukan tindakan disiplin kepada personel tidak melebihi batas," katanya.
Berita Terkait
-
Kronologi Kapolres Dairi Diduga Pukul Anggotanya hingga Masuk Rumah Sakit
-
Penjelasan Kapolres Dairi soal Dugaan Pukul Anggota, Berawal Tak Jawab Panggilan HT dan Diberi Tindakan Disiplin
-
Kapolres Dairi Diduga Aniaya Dua Anak Buahnya, Kapolda Sumut Turun Tangan Perintahkan Kabid Propam Lakukan Ini
-
Dua Anggota Polisi Dianiaya hingga Masuk Rumah Sakit, Kapolda Sumut Perintahkan Kabid Propam Periksa Kapolres Dairi
-
BREAKING NEWS! Kapolres Dairi Diduga Aniaya 2 Anggotanya hingga Masuk Rumah Sakit
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Drama Baru Kim So Yeon Tunda Syuting Selama Sebulan, JTBC Beri Penjelasan
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil