/
Rabu, 30 Agustus 2023 | 15:19 WIB
Kapolres Dairi AKBP Reinhard Habonaran Nainggolan. (Ist)

Suara Sumatera - Kapolres Dairi AKBP Reinhard Habonaran melakukan tindakan disiplin kepada dua anggotanya, Bripka DS dan Bripka HS, hingga masuk rumah sakit. Dirinya meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," kata Reinhard dalam keterangan yang diterima, Rabu (30/8/2023).

Reinhard telah menjenguk kedua anggota itu di rumah sakit untuk bertanggungjawab dan meminta maaf secara langsung. Dirinya berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatannya.

"Berjanji tidak akan mengulangi kembali," ujarnya.

Diketahui, peristiwa bermula pada Minggu 27 Agutus 2023 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu Reinhard datang untuk mengecek personel piket. Namun, dirinya tidak menemukan ada petugas jaga. 

"Pada pukul 04.00 WIB, personel piket jaga tidak ada melakukan pemukulan lonceng," kata AKBP Reinhard Nainggolan, melansir SuaraSumut.id, Selasa (29/8/2023). 

Reinhard lalu memanggil petugas piket melalui handy talkie (HT), tetapi tidak ada yang menjawab. Akhirnya Reinhard sendiri yang memukul lonceng di piket penjagaan.

Reinhard kemudian mengumpulkan para personel yang saat itu tengah piket untuk menanyakan kenapa tidak ada yang menjawab.

"Sehingga memberikan tindakan disiplin kepada personel yang melaksanakan piket," ujarnya.  

Baca Juga: Tak Cemas Ditinggalkan Cak Imin, Gerindra: Kami Paling Sayang PKB

Saat memberikan tindakan disiplin, Bripka David Sitompul dan Bripka Hendrik Simatupang bertanya apa salah mereka.  Hingga akhirnya kedua anggotanya masuk rumah sakit dan mengaku dipukul oleh Reinhard.

Reinhard menegaskan tidak ada melakukan tindakan berlebihan kepada dua anggotanya itu seperti yang beredar. 

"Melakukan tindakan disiplin kepada personel tidak melebihi batas," katanya.

Load More