Suara Sumatera - Perhelatan calon pemimpin Indonesia memang penuh dinamika. Setidak di akhir bulan Agustus ini, kubu Anies Baswedan yang diusung oleh Partai NasDem sudah lebih terbuka memilih calon wakil presiden (Cawapres) nya.
Dari partai Demokrat pun mengklaim jika jika kader-kader dan para calegnya di daerah sudah mulai menurunkan baliho-baliho dukungan terhadap bakal calon presiden Anies Baswedan. Hal ini dikaitkan dengan adanya kesepakatan politik yang diambil Surya Paloh dengan menetapkan Cak Imin sebagai cawapres Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam wawancara dengan TV One mengatakan jika keputusan itu diambil para kader serta caleg di daerah setelah mendengar keputusan Anies Baswedan untuk menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapres.
Sejak awal para kader dan caleg Demokrat di daerah memang sudah sangsi akan komitmen Anies Baswedan dalam koalisi perubahan.
Herzaky juga mengatakan bahwa setelah mendengar kabar kerja sama Anies Baswedan, yang dimotori Partai Nasdem, dengan Cak Imin serta PKB, para kader Demokrat di daerah juga menghapus postingan dukungan Anies di media sosial.
"Kader-kader di daerah sudah turunkan baliho Mas Anies di daerah," terang Herzaky tegas.
"Kita akan turunkan semua, tidak hanya baliho tapi juga postingan di medsos yang ada muka Mas Anies," terang Herzaky.
Dalam acara yang sama Herzaky juga menegaskan bahwa Partai Demokrat tidak akan keluar dari Koalisi Perubahan yang berisikan Partai Nasdem dan PKS.
Nasdem yang mengkhianati komitmen dalam Koalisi Perubahan dan yang dia nilai keluar dari koalisi. Meski demikian Herzaky belum mengatakan kemana Partai Demokrat akan berlabuh setelah perkembangan terbaru ini.
Baca Juga: Profil Yassine Cheuko, Mantan Tentara AS yang Jadi Bodyguard Lionel Messi di Inter Miami
Demokrat sebelumnya menuding Surya Paloh sebagai Ketum Nasdem menjadi motor dari kemitraan baru dengan PKB tersebut. Sementara Demokrat dan PKS sebagai mitra koalisi perubahan diajak belakangan.
Tag
Berita Terkait
-
NasDem Pilih Cak Imin Jadi Cawapres Anies Secara Sepihak, Begini Respons PKS
-
Bukan AHY, Anies Baswedan Ternyata Pilih Cak Imin Sebagai Cawapres Pilpres 2024
-
Merasa Dikhianati Milih Cak Imin, Demokrat Bakal Copot Baliho-baliho Partainya Bergambar Muka Anies Baswedan
-
Murka! Andi Arief Demokrat Tak Menyangka Anies Baswedan Berdarah Dingin Tapi Pengecut
-
Aplikasi Anies Baswedan Fungsinya Apa? Cek Fitur dan Kegunaannya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
KPK Tahan Suhardiman Amby dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik