Suara Sumatera - PSMS Medan kembali mendapat amunisi baru untuk melakoni Liga 2 musim 2023/2023. Kali ini PSMS merektur Ridho Syuhada, gelandang serang PSIS Semarang.
Hal ini terlihat dalam unggahan akun Instagram @official_psmsmedan, dilihat Selasa (5/9/2023). Ridho juga sudah terlihat berlatih bersama tim berjuluk Ayam Kinantan pada latihan di Stadion Teladan.
Perekrutan Ridho dibenarkan Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana. Dirinya berstatus pinjaman.
"Ridho Syuhada kita pinjam dari PSIS Semarang, pertandingan terakhir lalu (PSIS menghadapi Bali United) dia masih main," katanya.
Kehadiran Ridho diharapkan mampu membantu PSMS Medan meraih target lolos ke Liga 1. Selain Ridho, PSMS segera kedatangan satu orang pemain Liga 1 lainnya.
"Ada tambahan lagi, masih negosiasi," cetusnya.
Pelatih PSMS Medan Ridwan Saragih menyambut positif kehadiran Ridho. Bahkan masih akan ada pemain lagi yang akan datang.
"Masih ada pemain yang mau kita hadirkan lagi 1-2 hari ini. Insya Allah akan hadir lagi untuk menambah kekuatan kita," katanya.
Diketahui, Ridho Syuhada Putra merupakan salah satu pemain yang diandalkan skuad PSIS. Dirinya bahkan masih terlihat memperkuat tim berjuluk Mahesa Jenar melawan Bali United pada Sabtu 2 September 2023.
Baca Juga: Waspada Penipuan! PNM Imbau Ibu-ibu Tak Bagikan Data Pribadi
Ridho tampil sebagai starter pada pertandingan yang dimenangkan PSIS dengan skor 2-1. Dirinya tampil selama 75 menit sebelum akhirnya digantikan Septian David Maulana.
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Resmi Pinjamkan Dua Pemain ke Klub Liga 2
-
Segera Bergulir, Berikut Daftar Lengkap 28 Tim Peserta Liga 2 2023/2024
-
Suporter PSMS Medan Pasang Badan soal Mantan Pemain Tuntut Gaji
-
PSMS Medan Bantah Tunggak Gaji Pemain, Begini Penjelasannya
-
Permintaan PSMS Medan Agar Suporter Tamu Diizinkan Hadir Ditolak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026