Suara Sumatera - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendatangkan Jay Idzes untuk membela Timnas Indonesia. Bek tengah itu kini bernaung di klub Liga Italia, Venezia.
"Hari ini saya mengumumkan bahwa pemain asal klub Venezia Jay Idzes akan kita proses untuk memperkuat Merah Putih di ajang internasional untuk Garuda Mendunia," tutur Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (6/9/2023).
Langkah PSSI kembali mendatangkan pemain keturunan mengundang dikritik pakar sepak bola, Tommy Welli alias Bung Towel. Menurutnya, jika skuad Timnas Indonesia diisi lebih banyak pemain naturalisasi, maka ada yang salah dalam sistem pembinaan hingga kompetisi Liga 1.
Menurut Bung Towel, jika jumlah pemain naturalisasi yang mengisi skuad Timnas Indonesia sebanyak 15-30 persen, maka selama ini ada yang salah mengenai pembangunan sepak bola nasional.
"Gini dalam konteks sepak bola development harus jalan, kompetisi harus jalan, harus menghasilkan sesuatu," jelas Bung Towel, di kanal YouTube Sportify Indonesia.
"Tapi kalau isinya katakanlah 15-23 (persen) itu naturalisasi, maka dalam konteks sepakbola Federasi pertanyaan besar, lu ngapain aja? Kompetisi lu ngasilin apa," imbuhnya, dikutip dari bandung.suara.com, Jumat (8/9/2023).
Bung Towel terlihat mengkritik PSSI karena menunjukkan ada kesalahan dalam membangun sepakbola nasional.
Meski begitu, Towel tak sepenuhnya menyalahkan pemain naturalisasi, ia tetap mendukung adanya kekuatan tambahan di Timnas.
"Tapi kalau 30 persen dari 11 pemain yang main itu 3, itu masih masuk untuk mem-boosting kemampuan," tuturnya.
Berita Terkait
-
Petaka Kedatangan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Mengundurkan Diri?
-
Vietnam Dibuat Jantungan Ketakutan Setelah Jay Idzes Perkuat Timnas Indonesia?
-
Vietnam Cap Indonesia Sebagai Timnas Terbodoh di Piala Asia, Dikeluarkan dari AFF?
-
Puji Indahnya Kampung Jokowi, Elkan Baggott Janji Habis-Habisan Bela Timnas U-23 Lawan Taiwan
-
Timnas Indonesia Jelang Lawan Turkmenistan, Egy Maulana: Kami Harus Fokus...
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Ibu Niko Al Hakim Diduga Sindir Rachel Vennya, Singgung Cucu hingga Penjualan Rumah
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah