Suara Sumatera - Nama Siskaee makin menjadi pembicaraaan setelah aktivitas sebuah rumah produksi di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel) dibongkar polisi.
Polisi pun memastikan jika Siskaee bakal diperiksa atas kasus rumah produksi yang diketahui sudah memproduksi ratusan film bokep tersebut.
Meski kabar tersebut makin santer dibahas netizen, namun Siskaeee terlihat sangat santai di unggahan media sosial.
Dia menuliskan kalimat yang seolah menguatkan dirinya sekaligus membuat warganet pun ramai mengomentari unggahan tersebut.
Siskaee mengungkapkan jika dirinya sosok yang berani dan ‘kuat’.
"I'm strong! I'm brave! I'm beautiful! I'm enough!" tulis Siskaeee di media sosial instagramnya.
Sontak komentar ini pun kemudian ramai disambut netizen.
Mereka pun tak segan menguatkan Siskaee atas kasus yang terus menjeratnya.
"Sehat2 kak.. semoga cepet selesai kasusnya bang irwan yaa.. semoga ga terseret keep strong kak," ucap netizen lain.
Baca Juga: 5 Cara Terbaik Menikmati Keindahan Alam Seorang Diri, Lakukan Petualangan
"Yuk bisaa ka, ?? Jangan Fanik bawa enjoyy," ujar akun netizen lain.
Sementara itu pihak kepolisian memastikan jika Siskaeee berstatus sebagai saksi atas perkara tersebut.
"Saat ini masih saksi, nanti akan kita lihat perkembangannya," kata Zulpan.
Pihaknya akan memeriksa Siskaeee dalam waktu dekat atas kasus tersebut.
"Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa. Pemeriksaan akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Zulpan.
Siskaeee sendiri belum memberikan tanggapan terkait pemeriksaan polisi yang akan dijalani di media sosialnya.
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Irwansyah, Bos Film Porno Siskaeee yang 13 Tahun Jadi Tukang Urut hingga Pemulung Sampah
-
Irwansyah Sutradara Film Porno Jaksel Dulunya Tukang Urut dan Aktif Pengajian
-
Diminta Blokir Video Porno Kelas Bintang, Menkominfo Budi Arie: Saya Belum Nonton
-
Jelang Diperiksa Polisi, Siskaeee Masih Santai: Aku Cantik
-
Dibintangi Siskaeee, Irwansyah Sutradara Film Bokep Jaksel Ternyata Dulunya Pemulung hingga Tukang Urut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026