/
Jum'at, 15 September 2023 | 15:39 WIB
Ivar Jenner (Instagram)

Suara Sumatera - Nama Ivar Jenner sedang jadi pembicaraan pecinta bola Tanah Air. Penampilan apik gelandang muda di Timnas Indonesia U-23 telah mencuri perhatian.

Ivar Jenner dinilai mampu mengatur tempo permainan, memotong laju bola-bola yang mengancam hingga mengatur penyerangan. Ivar Jenner yang pertama membobol gawang Turkmenistan untuk memastikan Timnas Indonesia U-23 berlaga di Piala Asia 2023.

Di tengah kehebohan itu, muncul kabar hoaks yang menyebutkan bahwa pelatih Timnas Belanda menuntut Timnas Indonesia untuk mengembalikan Ivar Jenner. Narasi itu disebarkan video YouTube bernama LIGANYA yang tayang pada 14 September 2023.

"MENGEJUTKAN, IVAR DIKLAIM PEMAIN BELANDA!! Jenner Dihasut Balik ke Timnas Belanda, Ini Kronologinya" begitu judul video yang beredar.

Selain judul bermuatan narasi hoaks, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar yang telah direkayasa dengan narasi tidak benar.

"PELATIH BELANDA KLAIM DAN TUNTUT TIMNAS PULANGKAN IVAR JENNER KE TIMNAS BELANDA" begitu bunyi narasinya.

Benarkah kabar tersebut?

Berdasarkan penelusuran mamagini.suara.com, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Pelatih Timnas Belanda menuntut Timnas Indonesia mengembalikan Ivar Jenner ke Belanda.

Faktanya, hingga saat ini Kamis (14/9/2023), Ivar Jenner telah meyelesaikan proses naturalisasinya dan menjadi warga negara Indonesia.

Baca Juga: Daftar Pot Drawing Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia Gabung Grup Neraka?

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'PELATIH BELANDA KLAIM DAN TUNTUT TIMNAS PULANGKAN IVAR JENNER KE TIMNAS BELANDA' merupakan narasi yang salah.

Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Sumatera.suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More