Suara Sumatera - Wanita bernama Dewi Kam menjadi sorotan usai masuk dalam daftar orang-orang terkaya di Indonesia versi Forbes the Real Billionaire.
Dewi Kam, pengusaha wanita Indonesia itu menjadi satu-satunya perempuan yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia. Dia juga dinobatkan sebagai perempuan terkaya di Asia Tenggara.
Dewi Kam masuk di urutan kedelapan orang terkaya di Indonesia dari daftar yang dikeluarkan oleh majalah bisnis internasional itu.
Dengan harta kekayaan mencapai US$ 4,9 miliar atau setara dengan Rp 72,8 triliun, saat ini posisinya berada satu tingkat mengalahkan pemilik CT Corp, Chairul Tanjung yang berharta US$ 4,8 miliar atau setara dengan Rp 71,3 triliun.
Mengutip Hops.id--jaringan Suara.com, sebagian besar harta kekayaan wanita 73 tahun ini berasal dari saham di perusahaan tambang batubara raksasa Bayan Resources.
Perusahaan ini bergerak di bidang batubara yang dimiliki oleh orang terkaya Indonesia, Low Tuck Kwong.
Nilai saham perusahaan tambang batubara itu naik drastis imbas dari krisis energi pada 2022 lalu, kekayaan Dewi Kam juga ikut melonjak pesat.
Kekayaan Dewi Kam meningkat hampir 100 persen seiring dengan nilai saham perusahaan yang melonjak tiga kali lipat.
Menurut catatan Forbes, Dewi Kam memang menjadi seorang wanita terkaya nomor 1 di ASEAN. Namun, kalau dilihat dari kacamata yang lebih besar, Dewi Kam menduduki posisi ke-659 sebagai wanita terkaya di dunia.
Baca Juga: Profil Muzdalifah: Perempuan Konglomerat Punya Bisnis Berlimpah
Selain itu, Dewi Kam juga dikenal cukup luas sebagai pengusaha yang menjalankan bisnis pembangkit listrik, salah satunya adalah lewat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Dirinya terlibat di dalam proyek PLTU Jeneponto, Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Dewi Kam sendiri terlibat dalam proyek PLTU Jeneponto lewat PT Sumber Energi Sakti Prima yang bekerja sama dengan PT Bosowa Energi.
Kemudian, Dewi Kam juga menjadi pemilik PT Sumber Gas Sakti Prima. Perempuan terkaya RI ini diketahui punya 91% saham bersama dengan Richard Jasin. Bahkan, Dewi Kam juga pemegang saham Birken Universal Corporation dan Direktur Savill Universal Ltd yang berlokasi di British Virgin Island, serta pemegang saham Overseas Finance Ltd yang ada di Samoa.
Dewi Kam juga tercatat sebagai pemegang saham Birken Universal Corporation dan Direktur Savill Universal Ltd yang berlokasi di Britisih Virgin Islands, dan pemegang saham Overseas Finance Ltd yang bertempat di Samoa Tak hanya itu, Dewi Kam juga diketahui sebagai nominee director Execorp Limited, dan nominee Shareholder Portcullis Nominees (BV) Limited, dan Sharecorp Limited.
Lalu pada 2006 ketika Indonesia dan China melakukan kesepakatan kontrak proyek energi sebesar US$3,56 triliun atau Rp52.769 triliun, Dewi Kam menghadiri penandatanganan kontrak.
Proyek yang dikelola adalah Coal Based Chemical Plant di Balocci, Pangkep, Sulawesi Selatan dengan nilai US$687 juta atau setara dengan Rp10,1 triliun.
Misterius
Ternyata, Dewi Kam memiliki kehidupan pribadi yang misterius. Tak banyak informasi yang bisa didapat mengenai kehidupan pribadi dari masa muda hingga usia senja, latar belakang, dan perjalanan hidup wanita super kaya ini.
Hanya diketahui bahwa dirinya sudah memiliki sederet pengalaman dalam dunia bisnis. pun Namanya tercantum dalam buku autobiografi milik Sukamdani Sahid Gitosardjono yang berjudul Memoar Sukamdani S G tahun 2001.
Dalam buku itu diketahui sekitar tahun 1993 sampai dengan 2001 atau d isaat usianya 40-48 tahun, Dewi Kam adalah pengusaha Indonesia yang mempunyai kegiatan bisnis di Hong Kong dan China.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana
-
Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia