Suara Sumatera - Panti asuhan di Jalan Pelita, Medan diduga melakukan eksploitasi anak melalui live di TikTok mendapat sorotan.
Kasus ini bermula dari video bernarasi pengurus panti asuhan memberi makan bubur dan air putih ke bayi. Warganet pun protes karena belum seharusnya bayi itu diberi makan bubur.
Setelah viral, pihak kepolisian mendatangi Panti Asuhan Yayasan Tunas Kasih Olayama Raya, Selasa 19 September 2023. Panti Asuhan itu berada di Jalan Pelita, Kecamatan Medan Perjuangan.
Polisi kemudian mengamankan pengelola Panti Asuhan berinisial ZZ. Kini, polisi menetapkan ZZ sebagai tersangka. Ia juga ditahan di Polrestabes Medan.
"ZZ ditetapkan menjadi tersangka karena melakukan eksploitasi secara ekonomi untuk kepentingan pribadi," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, kemarin.
Raup untung Rp 20-50 Juta dari eskploitasi anak
Valentino mengatakan panti itu telah berdiri selama 2 tahun atau 2021. Tersangka ZZ menjalankan aksinya sejak awal tahun 2023.
ZZ melakukan eksploitasi anak panti asuhan untuk mendapatkan donasi. Di mana donasi yang terkumpul digunakan untuk keperluan pribadinya. Donasi yang datang tidak ada hanya dari Indonesia tapi juga dari luar negeri.
"ZZ mendapatkan keuntungan untuk pribadi, kita duga keuntungannya perbulan bisa mencapai Rp 20 sampai Rp 50 juta," ucap Valentino.
Baca Juga: Ribuan Peserta Magang Sangat Antusias Berangkat ke Jepang
Total ada 26 orang anak di panti itu. Diantaranya empat orang masih bayi atau balita dan sisanya ada yang SD hingga SMP. ZZ mengelola panti bersama istrinya. Saat ini istrinya masih diperiksa.
Dari 26 anak itu, 20 di antaranya dititipkan ke Sentra Bahagia Kementerian Sosial.
Kemudian dua anak dikembalikan orangtuanya dan empat anak lainnya diserahkan Dinas Sosial Deli Serdang.
Polisi menjerat ZZ dengan Pasal 88 Junto Pasal 76 i UU Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara.
Panti belum berizin
Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kota Medan, Khoiruddin mengatakan bahwa panti asuhan tersebut tidak memiliki izin.
"Izinnya gak ada," cetusnya.
Khoiruddin mengaku pihaknya akan membentuk tim Satgas yang menyasar panti asuhan ilegal di Medan.
"Dalam waktu dekat akan bentuk Tim Satgas dari Dinas Sosial, kepolisian dan Satpol PP," katanya.
Berita Terkait
-
Akal Bulus Pengelola Panti Asuhan di Medan Eksploitasi Anak, Jual Kesedihan untuk Raup Cuan Lewat TikTok
-
Profil Panti Asuhan Yayasan Tunas Kasih Olayama Raya: Pengelola Jadi Tersangka Buntut Eksploitasi Anak
-
Sosok Zamaneuli Zebua Pengelola Panti Asuhan yang Eksploitasi Anak di TikTok, Raup Rp50 Juta Per Bulan
-
Cara Pengelola Panti Asuhan Ngemis di Live TikTok: Bayi 2 Bulan Disuapi Bubur, Jual Kesedihan
-
7 Fakta Pengelola Panti Asuhan di Medan Eksploitasi Anak dengan Ngemis Online di TikTok Berujung Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tips Liburan Hemat dan Seru Bersama Keluarga di Resor Mewah Macau
-
Korupsi Lampu Jalan Palembang Diusut, Berapa Kerugian Negara yang Sebenarnya?
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Liburan Sekolah Makin Seru! Intip Keseruan Dunia 'Minions & Monsters' yang Hadir di Jakarta
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak