Suara Sumatera - Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan bukti seseorang adalah warga negara Indonesia. KTP diterbitkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk masyarakat yang telah berusia 17 tahun.
Sejak tahun 2011, KTP nonelektronik digantikan dengan KTP elektronik (KTP-el). KTP yang telah diterbitkan dan disimpan sejak lama kerap pudar atau buram. Hal ini membuat data-data pada KTP sulit terbaca.
Namun Anda tidak perlu khawatir jika hal tersebut terjadi. berikut ini cara memperbaiki KTP yang buram atau pudar melansir dari berbagai sumber:
- Datang ke kantor Dinas Dukcapil setempat dengan membawa KTP lama dan fotokopi Kartu Keluarga (KK)
- Ajukan permohonan pencetakan KTP kepada petugas
- Petugas akan memberikan formulir untuk diisi pemohon dengan data sesuai KTP sebelumnya, seperti NIK, nama, tempat/tanggal lahir, jenis kelamin, hingga status perkawinan
- Setelah proses administrasi selesai, ikuti instruksi selanjutnya yang diberikan oleh petugas
- Jika semua prosesnya telah selesai, KTP elektronik dengan foto yang lebih jelas siap dicetak
Tips Agar KTP Elektronik Tidak Cepat Rusak
Bagi Anda yang tidak ingin KTP elektroniknya cepat rusak atau pudar, berikut hal yang perlu diperhatikan:
- Pilih dompet yang ukuran kantongnya sesuai dengan ukuran kartu-kartu yang akan disimpan di dalamnya
- Hindari menaruh di kantong yang terlalu sempit
- Jangan membiasakan diri menyimpan dompet di kantong celana bagian belakang
- Laminating KTP-el
Berita Terkait
-
Cara Pindah Alamat KTP dan KK Online Terbaru 2023, Berikut Syarat yang Harus Dilengkapi
-
Warga Diminta Cetak Ulang KTP saat DKI Jadi DKJ, DPRD DKI Minta Pemprov Musnahkan Blangko Lama
-
DKI Jakarta Jadi DKJ, Gembong PDIP Minta Pemprov Mulai Bersiap Cetak Ulang e-KTP
-
Cara Mengecilkan File PDF untuk CPNS 2023, Ukuran Maksimal Berapa Kb?
-
Beda dengan Anak Buahnya, Sekda DKI Wajibkan Warga Cetak Ulang KTP Setelah Jakarta Ganti Status
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus