Suara Sumatera - Stadion Gelora Sriwijaya Jakabarin Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) telah ditujuk FIFA sebagai tuan rumah yang mempertemukan timnas Indonesia kontra Brunei Darussalam.
Pertemuan laga leg kedua dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini terancam dengan kondisi asap yang kian memburuk di Palembang, Sumsel.
PSSI menunjuk Palembang sebagai venue menggelar pertandingan timnas Indonesia kontra Brunei Darussalam. Hal itu karena pihak federasi menginginkan laga skuad Garuda dinikmati semua masyarkat Indonesia.
Karena itu lah ajang kualifikasi Piala Dunia dimulai dari Sumatera, diharapkan pertandingan timnas Indonesia juga digelar di Pulau lain, misalnya Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Sayangnya, kekinian Palembang yang menjadi tempat pertandingan timnas Indonesia vs Brunei Darussalam sedang terjadi kabut asap.
Kondisi kabut asap kian parah setiap harinya.
Hal ini lantas memunculkan pertanyaan apakah laga timnas Indonesia vs Brunei di Palembang akan tetap digelar di Palembang
Timnas Indonesia dikabarkan bakal berkumpul terlebih dahulu pada 9 Oktober mendatang sekaligus berlatih. di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Tanggal 10 bertanding melawan tim Tebuan di kandang dan setelahnya Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan akan tandang ke Brunei pada 17 Oktober.
Baca Juga: Difasilitasi Sekolah, Bullying Anak Di Balikpapan Berakhir Damai, Polisi Tetap Selidiki
Melansir suarasumsel.id-jaringan Suara.com, berdasarkan standar kualitas udara Palembang, Sabtu (30/9/2023) diketahui ISPU sudah memperlihatkan angka PM25 yang mencapai 311. Angka ini berdasarkan website pengukuran kualitas udara dari Kementerian lLingkungan Hidup (KLHK), sudah dalam standar sangat berbahaya.
Standar berbahaya bagi saluran pernapasan, terutama pada kelompok rentan lainnnya. Sementara beradasawrkan pegukuran kualitas udara dengan parameter pengukuran konsentrasi PM2.5 di Palembang dinyatakan dengan perbandingan 31.3 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Sebelumnya Stadion ini pernah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, dan U-17.
Tag
Berita Terkait
-
Pencapaian Timnas Indonesia di 4 Edisi Terakhir Asian Games, Mentok di 16 Besar
-
Reaksi Coach Yoyo Diteriaki 'Out' Setelah Sriwijaya FC Hanya Imbang Lawan Semen Padang FC
-
Curi Perhatian Shin Tae-yong, Sehebat Apa Calon Pemain Naturalisasi Ryan Flamingo?
-
Hanya Imbang Kontra Semen Padang FC, Begini Permintaan Maaf Sriwijaya FC Pada 3 Kelompok Suporter
-
2 Fakta Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Peringkat Paling Rendah, Bakal Ketemu Lawan-lawan Kuat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati