Suara Sumatera - Seorang wanita berinisial RK ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi. Ia jadi tersangka usai kematian bayi perempuannya berusia satu bulan di dalam ember.
"Yang bersangkutan statusnya sudah tersangka," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa melansir suarasumut.id, Kamis (5/10/2023).
Fathir mengatakan bahwa tersangka dijerat dengan UU kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Dikenakan UU KDRT," ungkap Fathir.
Fathir menjelaskan RK dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan observasi. Pasalnya, saat pemeriksaan keterangan RK tidak singkron dengan pertanyaan penyidik.
"Kita masih menunggu hasil observasi dari dokter," ucapnya.
Jika nanti hasil observasi menyimpulkan tersangka mengalami ODGJ, maka proses pidananya akan gugur. Begitu juga sebaliknya.
Diberitakan, kisah pilu dialami bayi berusia 1 bulan di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Bayi perempuan itu ditemukan meninggal di dalam ember berisi air.
Bayi malang itu ditemukan tewas oleh ayahnya Eri di rumah mereka di Jalan Mahkamah, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, pada Senin 2 Oktober 2023.
Baca Juga: Pria di Bandung Jual Pacar Lewat Aplikasi MiChat, Patok Harga Capai Rp 700 Ribuan
Salah seorang warga Siska mengatakan korban ditemukan tewas oleh Eri yang pulang ke rumah setelah bekerja menjadi penjahit. Sang ayah sempat melarikan bayinya ke bidan terdekat, namun nyawa korban tetap tidak terselamatkan.
"(Ayah korban-red) yang pertama jumpa. Udah kaku di dalam kamar," ucap Siska (3/10/2023).
Siska menjelaskan bahwa mereka baru dua bulan mengontrak rumah tersebut.
"Istrinya tertutup, di dalam aja, kalau suaminya biasa aja, pergi ke luar, jahit kerja, pulang," ungkapnya.
Selama dua bulan menempati rumah kontrakan, tetangga sering mendengar ibu korban marah-marah di dalam rumah.
"Suka ngomel-ngomel, marah-marah, anaknya sering nangis," katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Bayi Tewas Dalam Ember di Medan, Sang Ibu Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Bayi Tewas dalam Ember di Medan, Ibu Korban Diperiksa di Rumah Sakit Jiwa
-
Bayi Tewas Dimandikan di Ember Jalan Mahkamah Medan, Polisi Bawa Ibu Korban ke Rumah Sakit Jiwa
-
Pilu Bayi 1 Bulan di Medan Meninggal di Ember Berisi Air, Polisi Turun Tangan
-
Bayi Tewas dalam Baskom di Jalan Mahkamah Medan, Polisi Periksa Ibu dan Ayah Korban
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler