Suara Sumatera - Dapur merupakan area yang digunakan untuk memasak hingga tempat berkumpul. Tak jarang dapur rentan kotor dan berantakan.
Kotoran ini bisa berasal dari noda minyak atau lemak makanan. Banyak kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan yang ternyata sangat berbahaya hingga bisa sampai menimbulkan kebakaran.
Berikut lima kebiasaan yang harus dihentikan untuk mencegah kebakaran menurut manajer komunikasi National Fire Prevention Association (NFPA) Susan McKelvey, melansir Antara, Kamis (12/10/2023):
1. Meninggalkan kompor atau oven
Jika Anda memiliki sesuatu yang mendidih di atas kompor atau memanggang di dalam oven mungkin tergoda untuk membiarkannya sambil melakukan pekerjaan lain di rumah. McKelvey menyatakan bahwa ini tidak boleh dilakukan.
"Memasak tanpa pengawasan sejauh ini merupakan penyebab utama kebakaran rumah dan kematian akibat kebakaran itu," katanya.
Istilah 'tanpa pengawasan' mencakup kebakaran saat memasak yang terjadi saat orang tidak memantau apa yang sedang dimasak, termasuk saat perhatian mereka teralihkan, meninggalkan ruangan, atau tertidur.
2. Meninggalkan benda mudah terbakar dekat api
Meletakkan sarung tangan oven atau potholder di dekat Anda memang memudahkan, tetapi meletakkannya di samping kompor akan menimbulkan bencana.
Baca Juga: Ngakak! Netizen Bandingkan Gaya Rambut RIIZE dengan D.O. dan Lee Kwang Soo
"Bahan-bahan yang terbengkalai saat proses memasak yang tidak diawasi, menduduki peringkat kedua dalam penyebab kebakaran saat memasak dan keempat dalam hal kematian dan cedera saat memasak," ungkap McKelvey.
Sebaiknya simpan barang-barang ini di tempat yang jauh, dan jika sudah selesai menggunakan kertas atau pembungkus plastik saat memasak, segera buang barang-barang tersebut untuk menghindari bahaya kebakaran lainnya. Simpan segala sesuatu yang bisa terbakar, seperti lap piring, sarung tangan oven, kemasan makanan, dan tisu, setidaknya tiga kaki atau sekitar 1 meter dari kompor dan peralatan memasak.
3. Kompor listrik tidak selalu aman
Meski bukan api terbuka, namun jika Anda mengira kompor listrik lebih aman dibandingkan kompor gas, maka itu anggapan salah. Perapian atau kompor tanam terlibat dalam 53 persen kebakaran yang dilaporkan saat memasak di rumah, 88 persen kematian akibat kebakaran saat memasak, dan 74 persen cedera akibat kebakaran saat memasak.
Rumah tangga yang menggunakan kompor listrik memiliki risiko lebih tinggi terhadap kebakaran saat memasak dan kerugian terkait dibandingkan rumah tangga yang menggunakan kompor gas. Meninggalkan benda apa pun yang mudah terbakar di sekitar pembakar ini tetap tidak disarankan, meskipun tampaknya sebaliknya.
4. Jangan menghadapkan gagang panci ke arah badan
Berita Terkait
-
3 Cara Menjaga Dapur Tetap Rapi dan Bersih, Harus Konsisten!
-
Mudah Diperoleh, Berikut 5 Masker Wajah Berbahan Bumbu Dapur
-
Trik Terbaru Membersihkan Minyak dengan 5 Bahan Dapur yang Mudah Ditemukan
-
5 Tips Maksimalkan Dapur Apartemen Mewah
-
Tidak Hanya sebagai Bumbu Dapur, Berikut 3 Manfaat Lain Bawang Putih
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
Hampir 40 Persen, Belanja Pegawai Palembang Tekan APBD, Ini Dampak Nyatanya
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Viral Bocah Berani Naik Kereta Sendiri dari Cikarang - Purworejo, Alasannya Bikin Haru
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Pemerintah Hemat Rp 130,2 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM
-
Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah
-
ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi
-
Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi