SuaraSumedang.id - Penyidik Bareskrim Polri menghentikan penanganan kasus dugaan pelecehan yang dilakukan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh istri Ferdy Sambo dengan terlapor almarhum Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Menurut Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, pihaknya melakukan gelar perkara dua laporan tersebut.
Terkait dugaan percobaan pembunuhan dan dugaan kekerasan seksual dalam kasus tersebut.
"Berdasarkan hasil gelar perkara, dua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana," kata Andin Rian, dilansir dari SuaraBali.com, Sabtu (13/8/2022).
Adapun alasannya, Andi mengatakan, penghentian penyidikan dari dua kasus tersebut dikarenakan tidak ditemukan adanya peristiwa pidana.
"Karena tidak ditemukan peristiwa pidana," kata dia.
Sebelum diberitakan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut hingga saat ini masih mendapat keterangan penuh dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Hal tersebut mengenai dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. Oleh sebab itu, LPSK tak bisa memberikan status perlindungan.
Baca Juga: Bersuara Lantang Prabowo Subianto Tegaskan Jadi Capres di Pilpres 2024
"Beliau mengajukan permohonan karena butuh perlindungan, asumsinya ya. Kalau butuh perlindungan tentu namanya juga minta, pasti ada sesuatu hal yang mau ditanya, ya respons dong," kata Edwin Partogi, Jumat (12/8/2022).
Edwin menjelaskan, hingga kini pihak LPSK belum memproses asesmen dari istri Ferdy Sambo. Dia juga mengaku bingung dengan kondisi Putri Candrawathi.
"Ya bagaimana ya, dalam dua pertemuan kita tidak mendapatkan respon yang berarti ya," kata Edwin.
Berita Terkait
-
Tak Ada Peristiwa Pidana, Kasus Dugaan Pelecehan Seksual pada Istri Ferdy Sambo Dihentikan
-
Mahfud MD Bongkar Jebakan Psikologi yang Dilakukan Irjen Ferdy Sambo: Menangis, Sebut Dizhalimi!
-
Laporan Pelecehan Seksual di Kasus Brigadir J Hanya Skenario Ferdy Sambo
-
Terpopuler: PSI Sebut Anies Ingkar Janji, Komnas HAM Sebut Ferdy Sambo Akui Jadi Pelaku Utama Terbunuhnya Brigadir J
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting