SuaraSumedang.id - Empat perwira menengah (Pamen) ditahan Inspektur khusus Polri di Biro Provist Mabes Polri.
Keempat Pamen itu merupakan penyidik Polda Metro Jaya yang diduga melanggar kode etik terkait penanganan kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nopriasyah Yosua Hutabarat.
Pembunuhan berencana itu dilakukan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo saat masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Keempat Pamen itu masing-masing menyandang pangkat tiga Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan satu lagi Komisaris.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan terkini total personel kepolisian yang ditahan dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua sudah berjumlah sebanyak 16 orang.
Rinciannya, sebanyak enam personil ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok dan sisanya ditahan di Provost.
Aksi biadab yang membuat nyawa Brigadir Yosua melayang itu menyeret empat orang ke penjara, di antaranya eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.
Keempat tersangka itu dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyatakan Ferdy Sambo mengakui bahwa dia merupakan pelaku utama.
Baca Juga: Ajang EMPC Kembali Digelar, Kerja Sama dengan Label Amerika dan Gaet Jonas Blue sebagai Juri
"FS kami periksa di ruangan khusus dan mengakui semua perbuatannya," ujar Ahmad Taufan Damanik di Mako Brimob, Jumat malam (12/8/2022).
Selain Ahmad Taufan, Komisioner Komnas HAM M. Chairul Anam dan Beka Ulung pun ikut memeriksa Ferdy Sambo.
Tag
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Mengaku Brigadir J Masih Hidup Saat Tiba di Rumah Dinas
-
Langgar Kode Etik, Polri Tempatkan 16 Perwira di Tempat Khusus
-
Diduga Membantu Ferdy Sambo pada Tragedi Pembunuhan Brigadir J, Bagaimana Nasib Belasan Perwira Polri?
-
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Bikin Laporan Hoaks Soal Pelecehan Seksual Brigadir J
-
Deolipa Yumara Pastikan Keterangan Bharada E Soal Janji-janji Ferdy Sambo dan Istri Ngasih Uang Rp1 M Ada di BAP
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026 Digelar di Bintaro, Dhini Aminarti Usung Semangat 'Women Support Women'
-
Bernardo Tavares Samakan Persib Bandung dengan Johor Darul Takzim
-
Kecelakaan Bus vs Truk di Jalan Lintas Timur Pelalawan, 4 Orang Tewas Seketika
-
Mentalitas Juara! Arsenal Libas Chelsea 2-1, Duduk Manis di Puncak Klasemen
-
Menuai Polemik, Gubernur Kaltim Akhirnya Kembalikan Mobil Dinas Baru Rp8,49 Miliar
-
Dua Laga Tak Menang, Persik Kediri Bidik 3 Poin Lawan Persis Solo
-
7 Fakta Tragis Kebakaran di Semarang: Lansia 94 Tahun Tewas, Diduga karena Rokok
-
Ali Khamenei Apakah Syiah? Pemimpin Tertinggi Iran Dikenal Sederhana dan Tidak Boleh Kaya
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran
-
Lebaran Tinggal Berapa Hari Lagi? Begini Hitungan Versi Kemenag, NU, dan Muhammadiyah