SuaraSumedang.id - Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sudah berjalan sejal peletakan batu pertama pada 26 November 2011 lalu. Jalan penghubung antara Cileunyi-Sumedang-Dawuan ini disebut bakal rampung akhir 2022.
Dilansir dari laman Badan Pengatur Jalan Tol (bpjt.pu.go.id), Kementerian PUPR terus mendorong penyelesaian konstruksi Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 2-6.
Anggota BPJT Unsur Akademisi Eka Pria Anas bersama Plh, Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR Mahbullah Nurdin melakukan kunjungan lapangan mengecek progres konstruksi Jalan Tol Cisumdawu dari seksi 2-6.
Melihat secara langsung pelaksanaan konstruksi dilapangan, juga banyak ditambahkan sejumlah para pekerja di lapangan dan ketersediaan alat berat guna mempercepat progres penyelesaian konstruksi Jalan Tol Cisumdawu karena Jalan Tol ini memiliki topografi wilayah yang beragam mulai dari dataran rendah, perbukitan hingga pegunungan yang cukup rumit agar dapat segera terselesaikan.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp. 5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah.
Seksi 1 sudah operasional 100%, sedangkan progres konstruksi untuk Seksi 2 sudah mencapai 97,94% dan akhir tahun 2022 akan selesai konstruksinya.
Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100%.
Untuk pembangunan Seksi IV Cimalaka-Legok (8,2 Km) konstruksi sudah 36,69%. Selanjutnya Seksi V A&B Legok-Ujung Jaya (14,9 Km) konstruksi sudah 42,63% dan 61,24%. Sedangkan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 99,77%.
Untuk Junction Dawuan yang terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali progresnya sudah mencapai 98,33% dan secara keseluruhan ditargetkan akan selesai konstruksinya menjelang akhir tahun 2022.
Baca Juga: Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Kratom Bisa Digunakan Sebagai Terapi Pecandu Narkotika
Kehadiran Jalan Tol Cisumdawu nantinya juga dapat memberikan peran penting sebagai konektivitas pendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membuka banyak peluang usaha baru di wilayah Jawa Barat khususnya di wilayah Cileunyi-Sumedang-Dawuan dan sekitarnya.
Dengan kelancaran waktu dan jarak tempuh yang dapat dipangkas melalui kehadiran Jalan Tol Cisumdawu, tentunya akan semakin meningkatkan pendistribusian barang dan jasa serta menghemat operasional bahan bakar kendaraan.
Jalan Tol Cisumdawu juga merupakan salah satu Jalan Tol terindah di Indonesia dengan pemandangan perbukitan dan gunung disekeliling tol yang dapat dijumpai ketika cuaca cerah dan dapat melihat pemandangan 3 gunung tersebut, yaitu Gunung Tampomas, Manglayang dan Patuha.
Selain itu keberadaan Jalan Tol Cisumdawu menjadi akses pendukung menuju tempat wisata seperti di sekitar Sumedang.
Para pengendara bisa menikmati pemandangan alam di Jalan Cadas Pangeran, menuju ke kota Sumedang sambil menikmati kuliner tahu sumedang, Alun-alun Sumedang, Museum Prabu Geusan Ulun dan Taman Hutan Raya Gunung Kunci dan Palasari.
Berita Terkait
-
Ekspor Produk Tekstil di Sumedang Senilai USD 400 Ribu, Zulkifli Hasan: Terus Kami Dukung
-
Profil Iqbal Gwijangge Bek Timnas U-16 Indonesia, Kelahiran Sumedang hingga Didapuk Pemain Terbaik
-
9.672 Orang di Sumedang Utara akan Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
-
Jadwal Samsat Keliling Sumedang, 13 Agustus 2022
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah