SuaraSumedang.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR 2022 menargetkan jumlah UMKM yang masuk ekosistem digital dapat meningkat menjadi 30 juta pada 2024.
"19 juta UMKM sudah masuk dalam ekosistem digital dan ditargetkan sebesar 30 juta UMKM akan masuk ekosistem digital pada tahun 2024," kata Jokowi saat berpidato, dalam Sidang Tahunan MPR-RI, dan Sidang Bersama DPR-RI, dan DPD RI Tahun 2022.
Presiden Jokowi menekankan, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus terus didukung agar bisa segera naik kelas.
Pemerintah akan terus men-digitalisasi ekonomi untuk membantu pemberdayaan UMKM.
"UMKM harus terus didukung agar bisa segera naik kelas. Digitalisasi ekonomi yang sudah melahirkan dua decacon, dan sembilan unicorn terus kita dorong untuk membantu pemberdayaan UMKM," kata dia.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menekankan berbagai skema bantuan pendanaan murah juga terus dilanjutkan.
Kebijakan pemerintah yang sudah mewajibkan penayangan produk UMKM di e-katalog pemerintah akan menyerap produk UMKM.
"Di saat yang sama, kewajiban APBN, APBN, dan BUMN untuk membeli produk dalam negeri juga akan terus didisiplinkan," kata Jokowi.
Pemerintah sudah mewajibkan agar kementerian/lembaga, dan juga pemerintah daerah (Pemda) mengalokasikan 40 persen dari total anggaran untuk belanja produk atau jasa dari pelaku UMKM.
Baca Juga: Warga Mojokerto Tutup Paksa Tempat Praktik Dukun Cabul
Terkait penayangan UMKM e-katalog pemerintah, Presiden Jokowi sudah menargetkan agar target 1 juta UMKM dapat onboarding ke e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada akhir 2022.
Dengan masuknya produk-produk UMKM di e-katalog LKPP, Presiden Jokowi menegaskan bahwa jajaran pemerintah tidak perlu lagi menggunakan produk impor.
(Sumber:ANTARA)
Berita Terkait
-
Pidato Lengkap Jokowi yang Berharap Politisasi Agama dan Polarisasi Tidak Terjadi di Pemilu 2024
-
Keren! Produk UMKM Asal Purwakarta 'Pasmini' Laku di Enam Negara
-
Soal Pidato Jokowi Wanti-wanti Jangan Main Politik Identitas, Ketum Nasdem Surya Paloh: Itu Pesan Moral
-
Pidato Presiden Jokowi Jelang HUT Kemerdekaan Ingatkan Hukum Ditegakkan Secara Adil Tanpa Pandang Bulu
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak