SuaraSumedang.id – Penggunaan gadget dalam keseharian sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang, baik itu untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, bermain game, dan juga penggunaan lainnya.
Pada layar gadget yang sering dipakai sehari-hari menghasilkan sinar biru (blue light), dan sinar ini berbahaya bagi kesehatan.
Sebagai pengguna gadget, perlu waspada dengan bahaya sinar ini, karena dapat menimbulkan efek negatif pada pola tidur dan juga berbagai penyakit mata.
Dalam ilmu kesehatan mata, sinar biru merupakan cahaya yang tampak dengan panjang gelombang pendek, sekitar 415 sampai 455 nm, serta tingkat energi yang tinggi.
Satu di antara sumber alami terbesar dari cahaya ini adalah matahari, selain itu, cahaya biru juga terdapat pada layar digital, seperti layar komputer, layar handphone dan peralatan elektronik lainnya.
Seperti dilansir dari yoursay.suara.com Kamis (18/08/2022), berikut ini adalah sejumlah dampak dan bahaya dari paparan sinar biru.
1. Mengganggu ritme sirkadian
Pertama, kelebihan paparan sinar biru pada malam hari dapat mengurangi produksi hormon melatonin, yakni hormon yang mengatur siklus tidur seseorang.
Normalnya, tubuh dapat memproduksi hormon melatonin dalam jumlah yang sedikit pada siang hari, kemudian akan bertambah jumlahnya pada waktu-waktu tertentu.
Baca Juga: DJ Una Manggung di Tanjungpinang Besok, Berikut Jadwal dan Tempatnya
Nah, produksi hormon ini akan mencapai puncaknya pada tengah malam.
Jika seseorang terlalu banyak terpapar sinar biru pada malam hari, maka akan membuat mundurnya jadwal tidur seseorang, bahkan dapat me-reset tidur seseorang dalam jangka waktu yang panjang.
2. Menyebabkan kerusakan retina
Sinar biru dapat masuk kedalam retina, akan tetapi mata manusia tidak mempunyai proteksi yang cukup dari paparan cahaya biru, baik itu yang berasal dari matahari maupun gadget dan alat elektronik.
Setelah menembus bagian luar mata, sinar biru akan menuju retina dan menyebabkan efek jangka panjang berupa kerusakan pada retina.
3. Meningkatkan resiko katarak
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Anak Kecanduan Gadget, Psikolog: Orang Tua Perlu Pahami Digital Parenting
-
Insomnia Tidak Baik Bagi Tubuh! Ini Cara Perbaiki Pola Tidur yang Berantakan
-
Anak Kecanduan Gadget Ternyata Mirip Seperti Kecanduan Narkoba!
-
Dokter: Anak Kecanduan Gadget Mirip Seperti Kecanduan Narkoba!
-
Dirut RSJ Tertua di Indonesia Akui Kasus Anak Kecanduan Gadget Terus Bertambah
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji