SuaraSumedang.id - Beredar kabar mengenai Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran turut diperiksa soal kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J.
Bahkan, selain Fadil Imran, dua nama Kapolda pun ikut terseret atas kasus serupa, yakni Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta, dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak.
Menanggapi kabar tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan hingga saat ini belum ada informasi terkait hal tersebut.
"Sampai dengan hari ini, belum ada informasi dari Timsus (Tim Khusus)," kata Dedi.
Isu mengenai Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran yang diperiksa lantaran terlibat dalam kasus Brigadir J bisa dibilang tidak valid.
Termasuk kedua nama Kapolda lainnya, Dedi pun menegaskan, tidak ada informasi mengenai pemeriksaan keduanya.
"Iya, tidak ada info (soal pemeriksaan), dan sama-sama menunggu," ucap Dedi.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Dedi sudah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dedi menegaskan kembali, bahwa Polri sampai saat ini masih terus berkomitmen mengusut perkara penembahkan Brigadir J dengan profesional, akuntabel, dan transparan.
Baca Juga: Turnamen Golf HUT Riau Tercoreng, Biduan Goyang Erotis di Atas Meja Tamu: Krisis Moral!
"Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan scientific crime investigation," kata Dedi.
Dedi sudah menegaskan, Polri fokus untuk menuntaskan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J, khususnya terkait dengan pembuktian pasal yang sudah diterapkan.
"Timsus saat ini fokus untuk pembuktian pasal yang sudah diterapkan yakni 340 subsider 338 jo 55, dan 56 KUHP, fokus di situ. Pembuktian secara materiil baik secara formil," kata Dedi.
Dedi mengatakan, Timsus fokus untuk membuktikan perkara tersebut secara formil maupun materiil, sehingga dapat segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).
Dalam kasus kematian Brigadir J, Polri sudah menetapkan lima tersangka, Bharada E, Bripka RR, Ferdy Sambo, dan KM alias Kuat Maruf.
Kemudian, belum lama ini istri Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi ikut ditetapkan sebagai tersangka, dengan alat bukti vital pada rekaman CCTV yang telah ditemukan.
Berita Terkait
-
Kak Seto Ajak Polri Berkoordinasi untuk Lindungi Anak-anak Ferdy Sambo dari Perundungan
-
5 Fakta Keberadaan Bunker di Rumah Ferdy Sambo Berisi Rp 900 M, Cuma Hoax?
-
Desak Polri Lindungi Anak-anak Ferdy Sambo, Kak Seto Minta Mereka Dipisahkan dari Kasus
-
Gencar Berantas Judi, GP Ansor Jateng Ingatkan Polri: Semoga Ini Bukan Hanya Pencitraan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Identitas Terbongkar, Pelaku Pembunuhan Sadis di Bali Ternyata WN Brasil Berjaket Ojol
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal
-
Waspada Puncak Arus Balik Malam Ini! 27 Ribu Kendaraan Siap Padati Bakauheni
-
Dari Keterbatasan Jadi Inspirasi, Banyuanyar Sukses Bangun Desa Masa Depan Berkat BRI
-
Didorong BRI, Banyuanyar Kembangkan Desa Pintar Ramah Lingkungan
-
WFH ASN Hemat BBM Setiap Hari Apa? Begini Aturan Resminya
-
UMKM Jadi Motor, Banyuanyar Bangun Ekosistem Desa Berbasis Komunitas
-
5 Mobil Listrik Harga Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh, Mesin Kuat dan Bandel
-
Disokong BRI, Banyuanyar Jadi Inspirasi Desa Mandiri Lewat Konsep Green Smart Village