/
Kamis, 25 Agustus 2022 | 13:27 WIB
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez diharapkan bisa fit untuk balapan MotoGP San Marino 2022 pekan depan. (Instargram)

SuaraSumedang.id - Mengenai peluang Marc Marquez kembali menunggani kuda besi RC213V saat tes MotoGP San Marino 2022 diungkap oleh manajer tim Repsol Honda.

Bos Honda Alberto Puig berharap Marc Marquez fit untuk ikuti balapan di MotoGP San Marino 2022 yang digelar di Sirkuit Misano, Minggu (4/9/2022).

Kini Marc Marquez memang tengah mengambil jeda dari kompetisi balap MotoGP 2022 untuk fokus pemulihan lengan kanannya yang cedera sejak jatuh di Jerez dua tahun lalu.

Sang juara dunia delapan kali ini dijadwalkan bakal menjalani cek medis, dan pemindaian CT pada 25-26 Agustus untuk mengetahui progres pemulihan tulang lengannya.

Apabila mendapat lampu hijau dari dokter untuk kembali mengaspal lagi, Marquez dapat meningkatkan program latihannya dan melanjutkan pemulihannya ke tahap selanjutnya.

Alberto Puig menekankan, betapa pentingnya Marquez ambil bagian di tes Misano, mengendarai motornya dan memberikan umpan balik yang penting bagi Honda sebagai bekal pengembangan motor 2023.

"Kita akan melihat bagaimana kondisi tulangnya saat pemindaian CT selesai," kata Puig, dilansir dari laman MotoGP.

Namun, Puig mengira jika Marquez tidak akan ada di Misano, tetapi apabila diizinkan bisa hadir untuk tes sakan sangat penting.

"Saya pribadi mengira dia (Marc) tidak akan berada di sana untuk balapan, tapi apabila dia bisa hadir untuk tes."

Baca Juga: Ibu Hamil Wajib Tahu! Ini 5 Fakta Tentang Vaksin Influenza

"Bahkan apabila tidak melakukan 100 lap saat tes, tapi sekedar beberapa kali kesempatan, dan menyarankan ini-itu, itu akan sangat penting," sambung Puig.

Puig mengatakan, tes di Misano akan sangat penting untuk menentukan arah pengembangan purwarupa motor untuk tes Valencia.

"Dan apabila Marquez tak dapat fit untuk Misano, maka Honda akan melaju. Beberapa waktu lalu kami harus bergantung kepada Pol (Espargaro), dan kemudian kepada test rider," kata Puig.

"Tapi pastinya yang paling tahu motor ini dari pengalamannya, Marc sangat mengenal motor ini karena dia telah memenangi banyak balapan."

"Bukan karena pebalap lain tidak paham dengan motor ini, jangan salah paham. Tentunya mereka mengerti, tapi satu yang sangat memahaminya adalah dia yang menang lebih banyak dengan motor itu dan mengetahuinya."

"Apabila dia (Marquez) tidak ada di sana (Misano), ini bukan jadi alasan, tapi membuat tugas kami sedikit lebih sulit," kata Puig.(Sumber:ANTARA)

Load More