SuaraSumedang.id - Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Asmara angkat bicara soroti wacana penghapusan tenaga honorer di lembaga pemerintahan.
Dewi Asmara berharap hal ini tidak dilakukan secara tegesa-gesa oleh pemerintah.
Menurutnya, terkait penghapusan tenaga honorer membutuhkan waktu dan langkah yang panjang.
"Kita berharap, supaya ini tidak terlampau tergesa-gesa dan masih bisa diberikan waktu, sebab membutuhkan langkah-langkah persiapan yang panjang yang harus dilakukan pemerintah daerah," tuturnya dilansir dari laman resmi DPR RI pada Minggu (28/8/22).
Hal ini disampaikan Dewi Asmara saat kunjungan kerja Komisi IX di Jawa Barat, mengenai pengawasan perlindungan kesejahteraan tenaga kerja honorer.
Terkait kebijakan ini, menurutnya juga menjadi fokus pembahasan di Komisi IX, II dan VIII DPR RI.
Dia menambahkan, untuk saat ini para pimpinan sedang membahas hal tersebut.
"Ini juga menjadi concern kami baik itu lintas komisi maupun lintas fraksi di DPR RI. Karenanya, para pimpinan masih merapatkan untuk mengambil langkah selanjutnya, apakah perlu dibentuk panitia khusus," sambungnya.
Dalam kunjungan kerjanya, Dewi berharap rumah sakit yang ada di Jawa Barat sudah menjadi Badan Layanan Umum (BLU).
Baca Juga: DPR Apresiasi Program Ekstensifikasi Kementan, Food Estate di Kalimantan Tengah Optimis Berlanjut
Hal itu menurutnya, supaya bisa meningkatkan kesejahteraan dan pengangkatan honorer dengan bertahap.
"Kalau mereka sudah mandiri dan mampu mereka bisa mengurus tenaga honorer sendiri," katanya.
Dengan demikian, setidaknya bisa mengurangi beban pemerintah daerah.
"Begitu juga mengisi formasi yang ada di Puskesmas yang ada di Jawa Barat, setidaknya ini bisa mengurangi beban pemerintah daerah," pungkasnya.
Untuk diketahui, penghapusan tenaga honorer ini akan dilakukan maksimal 28 November 2023.
Penghapusan ini sudah tertuang dalam PP No 49 Tahun 2018 tentang manajemen PPPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mantan Perwira Tinggi TNI: Memberantas Begal Itu Bukan Tupoksi TNI, Itu Tupoksi Kepolisian!
-
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Diotaki Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB
-
UNDIP Global Classroom Bahas Transformasi Budaya Newsroom di Era Digital
-
Surah Yasin Full Arab dan Latin untuk Malam Jumat
-
Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Sejarah! Saddil Ramdani Jadi Pemain Pertama dari Pulau Muna Juara Liga Indonesia
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar